Tuesday - March 3rd, 2015
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami

Reforma Agraria Ancam Hutan?

Pemerintah akhirnya menindaklanjuti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penguasaan atau hak atas tanah yang ada di dalam kawasan hutan. Namun, penyelesaian lewat peraturan bersama (Perber) empat kementerian itu malah menimbulkan kekhawatiran hancurnya hutan nasional. Benarkah?
Reforma Agraria Ancam Hutan?

Beleid ‘Monopoli’ Impor Daging

Pemerintah kembali membuat beleid mengejutkan dalam tataniaga impor daging sapi. Setelah menutup impor daging sapi potongan sekunder (secondary cut) yang selama ini mayoritas diimpor pengusaha, mendadak aturan itu dibuka kembali. Hanya saja, izin ini bakal ‘dimonopoli’ BUMN. Kebijakan ‘abu-abu’ ini ...
Beleid ‘Monopoli’ Impor Daging

Blunder Pendelegasian Izin

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menarik kembali separuh kewenangan penerbitan izin bisnis kehutanan dan lingkungan hidup yang telah diserahkan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan Menteri LHK tidak menarik lagi kewenangan yang ...
Blunder Pendelegasian Izin

Moratorium Tidak Menguntungkan

Keputusan pemerintah “mengekang” diri tidak memanfaatkan lahan kehutanan dan gambut nampaknya bakal berakhir. Moratorium dengan iming-iming 1 miliar dolar AS lewat bendera REDD+ dari Norwegia dinilai kalangan pengusaha lebih banyak mudaratnya, ketimbang manfaat.
Moratorium Tidak Menguntungkan

Nelayan pun Protes Susi

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akhirnya menghadapi perlawanan berat dari nelayan, maysarakat yang justru ingin diangkat dan disejahterakan. Sejumlah kebijakan pemerintah yang fenomenal kini digugat keras dan terancam diperkarakan. Sanggupah Susi bertahan?
Nelayan pun Protes Susi
EDITORIAL | Tuesday - March 3rd, 2015

Babak Baru Pengelolaan Sumber Daya Air

Pengelolaan sumber daya air  (SDA) di dalam negeri mengalami perubahan yang sangat berarti setelah  Mahkamah Konstitusi (MK) tanggal 18 Pebruari lalu  membatalkan UU No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air. MK menilai pelaksanaan UU tersebut selama ini bertentangan dengan semangat UUD 1945 yang menjamin hak penguasaan negara atas air untuk digunakan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Berita Aktual

12:12
Kampanye Kreatif untuk Menanam

Banyak yang tak menyangka, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc bakal dipilih menjadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sebab, sebelumnya, nama politisi Partai Nasdem ini lebih disebut-sebut untuk menduduki jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Maklum, perempuan yang terlahir dari keluarga Betawi asli di Jakarta, 28 Juli [...]

12:12
Tak Ada Lagi Calo Kayu Jati

Nama Mustoha Iskandar tampaknya tak pernah pudar di kalangan rimbawan. Betapa tidak! Sarjana kehutanan jebolan UGM ini sudah menjadi direktur dalam usia muda, 40 tahun, yakni saat ditunjuk menjadi direksi PT Inhutani III. Dari sini, karir anak mandor Perhutani di Cirebon ini terus moncer dan dipercaya menjadi Dirut PT Inhutani IV yang memiliki wilayah kerja [...]

12:12
Karantina Siap Jadi Garda Terdepan Keamanan Pangan

Ramah, cantik dan tegas. Itulah kesan pertama saat bertemu dengan Banun Harpini, Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, di BKP Kelas I Cilegon pada acara pemusnahan 1.168 kg daging babi hutan ilegal beberapa waktu lalu.

12:12
Sama, Tugas Penyuluh Pria Maupun Wanita

Peran wanita dalam kegiatan penyuluhan di lapangan tidak bisa dianggap sepele. Banyak kesuksesan diraih, terutama dalam menggiatkan usaha berkelompok di pedesaan yang melibatkan penyuluh perempuan. Emansipasi dalam banyak kegiatan di pedesaan yang terkait dengan penyuluhan kehutanan ternyata sudah merasuk di sana. Buktinya, penyuluh kehutanan di lapangan pun diemban wanita. “Bagus kan,” ujar Kepala Pusat Penyuluh [...]

10:10
Ipkindo Ingin Bentuk Klinik Penyuluh

Penyuluhan saat orde baru (Orba) berkuasa indentik dengan kelompok pendengar, pembaca dan pemirsa (Kelompencapir). Kedekatan penyuluh dengan petani, nelayan dan masyarakat pedesaan sering dimanfaatkan sebagai kendaraan untuk kemenangan politik. Karena itu, ketika reformasi bergulir tahun 1998, perlahan-lahan kepopuleran penyuluh mulai pudar.

Integer vestibulum mattis ipsum. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Aenean sed orci quis nulla gravida tincidunt. Maecenas ut tellus. Curabitur ac tortor. Proin euismod neque in erat. Praesent nec sapien ut ante tincidunt varius.

Sambalado mudo jo jariang ancaknyo dimakan jo nasi angek nan ditanak di ateh tungku ba baka jo kayu ndak baminyak tanah.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesentiaculis egestas sapien. Ut vitae est in lacus euismod sollicitudin. Vestibulum consequat, ante tincidunt suscipit porta, turpis nisi accumsan mauris, a rhoncus felis elit sed leo. Ut et nisl. Phasellus ultrices neque sit amet libero. In vel ligula a nisl scelerisque commodo.