Thursday - April 30th, 2009
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami
Diresmikan, Taman Makam Rimbawan
Post Info Thursday, April 30th, 2009 14:00 by agroindonesia Print Print this page

Sejumlah rimbawan senior yang juga mantan menteri dan pejabat teras Departemen Kehutanan terlihat berkumpul di Semarang, Kamis (30/4). Kedatangan para mantan pejabat ini memang tak ada kaitannya dengan hangatnya situasi politik tanah air. Mereka datang untuk meresmikan kompleks “rumah masa depan”, yakni Taman Makam Rimbawan (TMR).

Inilah kompleks pemakaman seluas 2,5 hektare (ha) di Desa Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Lokasinya persis di petak C wilayah Perum Perhutani, Pemalang Jawa Tengah.

Hadir dalam peresmian TMR itu dua mantan menteri, yakni menteri kehutanan Djamaluddin Suryohadikusumo dan mantan menteri kehutanan dan perkebunan Sumahadi. Selain itu, belasan mantan pejabat teras Dephut pun ikut menghadiri.

Dengan areal 2,5 ha, kompleks ini akan menampung 4.000 makam. Biaya pembangunan TMR mencapai Rp500 juta. Sampai diresmikannya pembangunan TMR tersebut, pihak panitia masih terus mengumpulkan dana — yang saat ini baru mencapai Rp200 juta, sehingga masih harus berutang dana talangan Rp300 juta.

Mengingat TMR akan menjadi tempat peristirahatan terakhir para rimbawan, maka lokasi pun mengusung semangat hijau. Bersamaan dengan peresmian TMR, dilakukan penghijauan lingkungan dengan menanam 400 pohon sesuai semangat korsa rimbawan.

Acara itu sendiri diresmikan oleh Staf Ahli Menteri Kehutanan (SAM) Dr Yetti Rusli. Dalam sambutannya, Yetti mengajak para rimbawan aktif dalam menghijaukan seluruh kawasan, baik di dalam hutan maupun di luar hutan.

“Bahkan menanam tidak boleh berhenti meski berada di depan ‘rumah masa depan’,” ujarnya.

Hadir dalam acara itu Kepala Unit Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah, Heru Siswanto serta Kepala Dinas Kehutanan Jawa Tengah, Sri Puryono.

Sejauh ini, TMR di Semarang bukan yang pertama bagi kalangan rimbawan. Bahkan, di kawasan Rumpin, Bogor, sudah ada TMR yang luasnya 10 ha. TMR Rumpin ini juga menempati areal hutan dengan tujuan khusus, yakni hutan untuk penelitian yang total luasnya 75,353 ha.  suhartadi

Leave a Reply