Wednesday - August 5th, 2009
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami
Mentan Rombak Pejabat Eselon II
Post Info Wednesday, August 5th, 2009 13:54 by agroindonesia Print Print this page

Di akhir masa tugasnya, Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriyantono melantik 11 pejabat eselon dua. Pelantikan ini untuk mengisi jabatan yang kosong karena pejabat sebelumnya memasuki purna tugas, mutasi atau pergeseran jabatan maupun promosi pejabat di lingkup Departemen Pertanian.

“Pelantikan pejabat eselon dua di lingkup Departemen Pertanian ini merupakan kegiatan rutin,” kata Mentan dalam sambutan Pelantikan Pejabat Eselon II, di Jakarta, Selasa (4/8).

Di Ditjen Peternakan, pejabat eselon dua yang dilantik yakni Agus Wiyono sebagai Pj. Direktur Kesehatan Hewan menggantikan Musni Suatmojo, Soegiarto (Kepala Balai Veteriner Maros), Enuh Rahardjo Yusa (Kepala Balai Veteriner Denpasar), Pujiatmoko (Kepala Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan) dan Abubakar (Kepala Balai Besar Ternak Unggul Sapi Perah, Baturaden).

Sedangkan di Ditjen PLA yaitu Direktur Pengelolaan Lahan, Amier Hartono menggantikan Suhartanto yang akan memasuki masa pensiun. Di Badan SDM Pertanian, Kusharyono sebagai Pj. Ketua Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Bogor menggantikan Thomas Widodo dan Edy Ashariyono sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang.

Di Badan Litbang Pertanian, Darminto yang sebelumnya menjabat Kepala Balai Besar (BB) Penelitian Veteriner diangkat menjadi Kepala Pusat Litbang Peternakan. Posisi Kepala BB Penelitian Veteriner kini diduduki Hardiman yang sebelumnya menjabat Kepala Balai Besar Veteriner Maros, Ditjen Peternakan.

Dalam sambutannya, Mentan mengatakan, dalam era globalisasi yang kini kita alami dibutuhkan aparat dan pejabat pertanian yang memiliki kepekaan atau daya tanggap tinggi terhadap berbagai masalah. “Pelantikan ini sebagai respon terhadap tantangan di sektor pertanian yang memerlukan penanganan dan perhatian makin tinggi, cepat, tepat dan terencana,” ujarnya.

Mentan mengakui, saat ini sektor pertanian mempunyai peran penting dalam pembangunan perekonomian nasional maupun regional. Ini mengingat sektor pertanian merupakan penyedia bahan pangan, instrumen mengentaskan kemiskinan, penyedia lapangan kerja. Bahkan sektor pertanian menjadi andalan penghasil devisa negara maupun sumber pendapatan masyarakat. Julian

Leave a Reply