Tuesday - August 25th, 2009
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami
Indonesia Lirik Gandum Cina
Post Info Tuesday, August 25th, 2009 10:13 by agroindonesia Print Print this page

 

Indonesia berpeluang mendapatkan sumber baru pasokan gandum. Salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan itu adalah Cina.  Negara Tirai Bambu itu, terutama, Provinsi Henan, dikenal sebagai salah satu produsen gandum.

      “Henan menjadi provinsi dengan produksi gandum yang cukup besar, barangkali ini menjadi pilihan untuk kebutuhan gandum kita, selama ini kita beli dari Kanada, AS dan Australia,” kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris, usaia menerima  kunjungan delegasi Provinsi Henan. Cina, di kantor Depperin, Senin (24/8/2009).

            Selain impor gandum,Indonesia dan Henan juga dapat melakukan kerjasama d di bidang bibit. Hal ini bisa terlaksana   karena Indonesia sedang mengembangkan produk pertanian berbasis hybrid, sedangkan Henan terkenal dengan kemajuannya di bidang pertanian termasuk makanan olahan.

“Kita akan kerjasama dengan kemajuan yang sudah dicapai disana,” katanya.

           Sementara itu,  Gubernur Henan Guo Gengmao  mengatakan, pihaknya bersama Depperin setidaknya telah menandatangani 6 perjanjian dari dunia usaha dan pemerintah termasuk diantaranya MoU mengenai bidang realisasi investasi baja Mandan Steel di Kalimantan Selatan.

“Kira-kira realisasinya  200 juta juta dolar AS,” katanya.

Menurutnya,  Indonesia menjadi salah satu tempat yang paling bagus untuk melakukan investasi termasuk dari investor Cina. Namun ia juga tidak menutup kemungkinan bagi investor Indonesia berinvestasi termasuk bidang pertanian, semen, alumunium di Henan.

“Saya yakin dalam waktu dekat akan ada realisasi investasi kedua belah pihak,” jelasnya. 

Sebanyak 120 orang delegasi pengusaha dan pemerintah Provinsi Henan, Cina mengunjungi Indonesia dari tanggal 22-25 Agustus 2009. Delegasi Cina mengunjungi departemen perindustrian dalam rangka menjajaki kerjasama industri, perdagangan dan investasi.
            Delegasi ini terdiri dari 100 pengusaha asal Provinsi Henan yang bergerak dibidang kimia, tekstil, permesinan, makanan dan minuman dan 20 para walikota di Provinsi Henan.Buyung

 

Leave a Reply