Tuesday - August 25th, 2009
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami
Pertumbuhan UMKM Masih Stabil
Post Info Tuesday, August 25th, 2009 15:30 by agroindonesia Print Print this page

Walaupun kondisi ekonomi Indonesia masih diliputi dampak negatif dari krisis ekonomi global, namun perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di negeri ini tetap menunjukkan arah positif.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah, Departemen Perindustrian, Fauzi Aziz, mengatakan pertumbuhan UMKM di Indonesia saat ini cukup stabil. “Pertumbuhannya mencapai angka sekitar 5 hingga 10%,’ katanya, di sela pembukaan pameran produk UMKM yang digelar IWAPI dan Depperin, di Jakarta, Selasa (25/8).

Menurutnya, stabilnya perkembangan usaha UMKM itu antara lain disebabkan tidak adanya hambatan atau entry barrier bagi perkembangan pelaku usaha di sektor tersebut.

Walaupun mengalami pertumbuhan positif, namun Fauzi menyatakan upaya pembinaan atau penciptaan wirausahawan baru di sektor tersebut harus tetap dilakukan.

Apalagi, ungkapnya, terkait dengan target pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara industri baru di dunia pada tahun 2020 nanti.

“Untuk mencapai target tersebut, papar Fauzi, maka UMKM harus memberikan kontribusi pertumbuhan sebesar 10% atau di atas rata-rata pertumbuhan yang dialami pelaku usaha kelas atas,” katanya.

Guna mencapai target itu, diperlukan program pemerintah yang pro UMKM. ”Tanpa itu, target itu sulit dicapai,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu program pemerintah pro UMKM adalah dengan pemberian kredit berbunga renadh kepada para wirausahawan yang baru memulai kegiatan usaha

Saat ini, jelasnya, suku bunga yang diterapkan perbankan nasional cukup tinggi sehingga sulit bagi terciptanya wirausahawan baru yang dapat mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai negara industri baru.

Saat ini, suku bunga pinjaman yang diterapkan kalangan perbankan nasional terhadap UMKM berada di atas 15%. Padahal di negara lain, suku bunga kreditnya di bawah 5%.

“Untuk ukuran Indonesia, idealnya suku bunga kredit saat ini adalah sekitar 6 hingga 10&,” ucap Fauzi, seraya menyatakan dukungannya bagi upaya Bank Indonesia mendesak perbankan nasional untuk menurunkan suku bunga kreditnya. Buyung

Leave a Reply