Thursday, October 29th, 2009 15:48 by
agroindonesia
Print this page
Industri berbasis kehutanan bukanlah sunset industry. Asalkan dikelola secara berkelanjuutan dan tepat, industri tersebut tetap dapat tumbuh dan berkembang serta menjadi andalan ekspor.
Pengelolaan yang berkelanjutan dan tepat itu setidaknya ditunjukkan oleh Sinar Mas Pulp & Paper Products yang berhasil meraih dua penghargaan Primaniyarta 2009.
Di sela pembukaan Trade Expo Indonesia ke 24, Rabu (28/10), Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu memberikan penghargaan Primaniyarta 2009 kepada PT Indah Kiat Pulp & Paper Products Tbk (Indah Kiat) untuk kategori eksportir berkinerja dan kepada PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills untuk kategori pembangun merek global.
Penghargaan itu diberikan Mendag masing-masing kepada Direktur Indah Kiat Yan Partawijaya dan Direktur Pindo Deli, Suhendra Wiradinata.
Mari mengatakan, penghargaan Primaniyarta untuk kategori eksportir berkinerja diberikan kepada perusahaan yang mampu meningkatkan nilai ekspor secara terus menerus selama lima tahun terakhir. “Sedangkan penghargaan kategori pembangun merek global diberikan kepada perusahaan yang mengekspor produknya dengan merek sendiri ke berbagai negara,” ujarnya.
Menurut Yan Partawijaya, penghargaan tersebut tak lepas dari komitmen manajemen dan karyawan untuk bekerja keras untuk menangkap peluang di pasar ekspor.
“Kerja keras serta komitmen seluruh manajemen dan karyawan menjadi bukti, melalui penanganan yang tepat, momentum positif industri nasional berorientasi ekspor dapat terjaga di tengah perekonomian dunia yang sempat lesu akibat krisis keuangan global,” ujarnya.
Dengan mengutamakan transparansi, akuntabilitas serta tanggungjawab dalam seluruh proses produksi serta dukungan pemerintah, yan optimis sektor pulp dan kertas dapat menjadi andalan ekspor nasional untuk produk non migas.
Sepanjang tahun lalu, Indah Kiat berhasil mencatatkan ekspor sebesar 1,2 miliar dolar AS atau sekitar 53,6% dari total penjualan perusahaan tersebut. Sementara Pindo Deli, pada tahun lalu mampu membukukan ekspor senilai 813,2 juta dolar AS atau setara 61,9% dari total penjualan perusahaan.
Penghargaan Primaniyarta itu merupakan kali ketiga bagi Indah Kiat setelah sebelumnya berhasil mendapatkan penghargaan serupa di tahun 2007 dan 2008. sementara bagi Pindo Deli, penghargaan ini merupakan yang kedua disamping penghargaan sejenis yang diperoleh pada tahun lalu. buyung