Thursday - February 18th, 2010
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami
Perhutani Targetkan Rp130 M dari Lelang Kayu Online
Post Info Thursday, February 18th, 2010 18:03 by agroindonesia Print Print this page

Guna mengurangi birokrasi dan mata rantai lelang produk-produknya, Perum Perhutani menggagas penjualan lelang kayu online melalui kerjasama dengan i-Pasar.

Dirut Perum Perhutani Upik Rosalina Wasrin mengakui lelang kayu dan produk lainnya secara online melalui i-Pasar ini bisa mengurangi biaya dan risiko perdagangan yang dilakukan dengan pola konvensional.

“Selama ini, penjualan lelang kayu melalui Kantor Piutang Kekayaan Negara dan Lelang yang hasilnya tidak maksimal, diharapkan i-Pasar bisa mewujudkan target kita tahun ini untuk lelang kayu sebesar Rp130 miliar,” ujar Upik usai pembukaan transaksi online lelang kayu jati Perhutani oleh Menneg BUMN Mustafa Abubakar, Kamis (18/2).

Perhutani, kata dia, merencanakan lelang kayu online sebanyak 20.000 meter kubik (m3) atau senilai Rp130 miliar dengan harga rata-rata Rp6,5 juta/m3.

”Kami akan melelang jati dan mahoni. Selain itu juga akan dijajaki menjual kopi, madu, dan minyak kayu putih,” katanya.

Upik mengatakan, i-Pasar juga mendukung Perhutani mempertahankan dan menarik konsumen baru, meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperbaiki citra Perhutani di mata pelanggan.

”Kami juga optimis, i-Pasar memudahkan kita melakukan perencanaan produksi dan pemasaran melalui perdagangan berjangka, kami juga yakin harga yang didapat sangat pantas,” katanya.

Melalui lelang kayu secara online, kata Upik, juga memicu perusahaan meningkatkan kualitas produksi dengan mengacu Standar Nasional Indonesia (SNI).

Menneg BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, langkah Perhutani adalah sejarah dalam perdagangan komoditas kayu. “Ini baru pertama kali dalam sejarah Perhutani memasarkan kayunya secara online, di mana seluruh transaksi dari hasil lahan milik perseroan seluas 2,4 juta hektare biasanya dilakukan di pasar lelang,” kata Mustafa.

Dalam pembukaan perdagangan lelang online tersebut hadir juga Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Surdiyanto Suryodarmodjo, Komisaris Utama PT i-Pasar Indonesia, Adi Sasono dan jajaran direksi i-Pasar lainnya.

Meneg BUMN menambahkan, dengan pemasaran secara online, akan lebih transparan, akuntabel dan tidak ada kecurigaan. “Dengan demikian diharapkan dapat menciptakan iklim pasar dan harga kayu jati yang sehat. Pada akhirnya dapat mendorong partisipasi masyarakat melalui hutan rakyat,” katanya. Sugiharto

Leave a Reply