Friday - April 9th, 2010
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami
Kemenperin Terapkan Reindustrialisasi Pengolahan Kelapa
Post Info Friday, April 9th, 2010 07:42 by agroindonesia Print Print this page

Kementerian Perindustrian tengah menyiapkan program peningkatan kesejahteraan jutaan petani kelapa dengan melakukan reindustrialisasi pengolahan kelapa.

“Kementerian Perindustrian telah menyiapkan program yang ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas industri pengolahan kelapa,” ujar Wamenperin, Alex Retraubun, di Jakarta, Kamis (8/4).

Untuk jangka menengah, program akan diarahkan untuk meningkatkan jaminan pasokan bahan baku, diversifikasi produk dan optimalisasi industri pengolahan kelapa.

“Sedangkan untuk jangka panjang, pemerintah akan mengembangkan industri pengolahan non kelapa dan membangun pusat-pusat pengembangan industri pengolahan kelapa,” ujar Alex.

Menurutnya, meski Indonesia adalah salah satu negara penghasil kelapa terbesar di dunia, tapi ternyata produktifitas olahan kelapa masih sangat minim. Karenanya, untuk meningkatkan produktifitas industri kelapa harus ditingkatkan melalui reindustrialisasi pengolahan kelapa.

Saat ini industri pengolahan kelapa di Indonesia belum masimal. Bahkan, nilai ekspor Indonesia untuk kelapa dan produk olahannya masih lebih rendah ketimbang Filipina. Padahal, Indonesia dan Filipina adalah penyuplai 80% kebutuhan kelapa di dunia.

Berdasarkan data Asia Pacific Coconut Community ekspor kelapa Indonesia tahun 2008 sebesar 944,185 juta dolar AS dengan luas lahan sebanyak 191,944 juta hektar. Nilai ini lebih rendah ketimbang ekspor kepala Filipina yang sebesar 1,493 miliar dolar dengan luas lahan produksi sebesar 29,817 juta hektar.

Ketua Forum Kelapa Indonesia Poppy Dharsono mengatakan jika dikembangkan dengan baik, potensi industri pengolahan kelapa di Indonesia memiliki prospek yang bagus. Dengan adanya AC FTA bahkan membuka peluang baru bagi industri kelapa untuk berkembang. Pasalnya, sekitar 92% orang di China tidak mengkonsumsi susu hewani. Sementara itu air kelapa menjadi salah satu alternatif pengganti kalsium pengganti susu. “China membutuhkan air kelapa sebagai pengganti susu,” ujarnya. buyung

Leave a Reply