<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pengawasan Langsung sampai Tanggung Renteng</title>
	<atom:link href="http://agroindonesia.co.id/2010/06/14/pengawasan-langsung-sampai-tanggung-renteng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agroindonesia.co.id/2010/06/14/pengawasan-langsung-sampai-tanggung-renteng/</link>
	<description>AgroIndonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Apr 2012 14:15:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: wiwit herwanto</title>
		<link>http://agroindonesia.co.id/2010/06/14/pengawasan-langsung-sampai-tanggung-renteng/comment-page-1/#comment-4502</link>
		<dc:creator>wiwit herwanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 05:22:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agroindonesia.co.id/?p=1836#comment-4502</guid>
		<description>Perlu transparansi dan petunjuk pelaksanaan yang jelas dan tegas bagi pelaksanaan KBR di daerah....di banyuwangi pada khusunya program KBR ini ada kesan dikelola dan dosisialisasikan secara internal....dan ada indikasi kelompok2 pengelola fiktif dan tidak tepat sasaran....klpk2 pengusul banyak terdiri dari LSM2 fiktif, pokmas2 yng tidak berkompeten dengan sasaran KBR...jika melihat fungsi KBR untuk pemberdayaan dan penyelamatan lahan kritis dan DAS, mestinya serahkan pengelolaan KBR kepada HIPPA misalnya, krne mereka merupakan pengelolla daerah aliran sungai....atau setidaknya  HIPPA di libatkan...tentu dengan aturan dan prosedur yg jelas...jng sampai disalahgunakan oleh kelompok2 tertentu...maupun oknum SKPD di daerah....(Wiwit Herwanto, SP - Ketua Banyuwangi Net Work On irrigation Partisipatory Cp: 085334100137)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perlu transparansi dan petunjuk pelaksanaan yang jelas dan tegas bagi pelaksanaan KBR di daerah&#8230;.di banyuwangi pada khusunya program KBR ini ada kesan dikelola dan dosisialisasikan secara internal&#8230;.dan ada indikasi kelompok2 pengelola fiktif dan tidak tepat sasaran&#8230;.klpk2 pengusul banyak terdiri dari LSM2 fiktif, pokmas2 yng tidak berkompeten dengan sasaran KBR&#8230;jika melihat fungsi KBR untuk pemberdayaan dan penyelamatan lahan kritis dan DAS, mestinya serahkan pengelolaan KBR kepada HIPPA misalnya, krne mereka merupakan pengelolla daerah aliran sungai&#8230;.atau setidaknya  HIPPA di libatkan&#8230;tentu dengan aturan dan prosedur yg jelas&#8230;jng sampai disalahgunakan oleh kelompok2 tertentu&#8230;maupun oknum SKPD di daerah&#8230;.(Wiwit Herwanto, SP &#8211; Ketua Banyuwangi Net Work On irrigation Partisipatory Cp: 085334100137)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

