Wednesday - July 7th, 2010
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami
Kemenperin Kucurkan Rp25,5 Miliar ke IKM Sumbar
Post Info Wednesday, July 7th, 2010 07:49 by agroindonesia Print Print this page

Kementerian Perindustrian terus memberikan dukungan bagi pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Salah satu dukungan itu adalah dikucurkannya bantuan dana sebesar Rp25,5 miliar untuk IKM di provinsi tersebut.

Ketika membuka Pameran Sumatera Barat Food & Craft Fair II di lobby Kemenperin, Selasa (6/7), Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengatakan, sejak tahun 2006 hingga 2010, Kemenperin telah mengucurkan dana Rp25,5 miliar untuk pengembangan IKM di Sumatera Barat.

Bantuan sebesar itu antara lain ditujukan untuk pengembangan IKM pangan, khususnya pengadaan mesin/peralatan packing house, keripik balado, pengembangan IKM sandang meliputi pengembangan tenun Pandai Sikek, penyamakan kulit di Padang Panjang, pengembangan IKM minyak nilai di Pasaman Barat dan pengembangan IKM bordir di Bukit Tinggi dan Padang Pariaman.

”Saya berharap para IKM di Sumatera Barat segera dapat bangkit kembali sehingga perekonomian di Sumatera bisa pulih kembali,” ujar Hidayat dihadapan para pengusaha IKM dari provinsi yang pernah terkena musibah gempa bumi hebat itu.

Sementara itu pejabat Gubernur Sumatera Barat, Marlis Rahman menyatakan, IKM Sumatera Barat mempunyai ciri khas yang sangat spesifik serta mempunyai daya saing untuk bisa tetap eksis, maju dan berkembang.

”Potensi industri makanan ringan Sumatera Barat terkenal dengan brand image Masakan Padang,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah unik usaha makanan ringan di Sumatera Barat saat ini mencapai 14.863 unit yang menyerap tenaga kerja sebanyak 42.474 orang dan merupakan salah satu klaster industri nasional.

Adapun produk unggulan makanan ringan dari Sumbar antara lain adalah rendang, kerupuk balado, kerupuk kulit, kipang, karak kaliang, gelamai dan ikan salai.

”Selain itu, sedang dikembangkan juga industri makanan bebasis coklat sebagai lanjutan program pemerintah yang telah menetapkan Sumbar sebagai daerah pengembangan kakao di Indonesia bagian barat,” ujar Marlis. buyung

One Response to “ Kemenperin Kucurkan Rp25,5 Miliar ke IKM Sumbar ”

  1. Iitis sisra

    berapa jumlah industri bordir di sumbar ini???

Leave a Reply