Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Perum Bulog Luncurkan MBN

0
138
Peluncuran PT Mitra BUMDes Nusantara

Banyak cara untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan ekonomi pedesaan yang berkeadilan. Seperti yang dilakukan Perum Bulog dan Kopelindo melalui pembentukan  anak usaha bernama PT Mitra BUMDes Nusantara (MBN).

“ MBN dirikan dengan semangat membangun keadilan ekonomi mulia dari pinggiran atau desa,” kata Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti pada acara launching MBN di Jakarta, Kamis (27/04/2017).

Acara launching itu juga dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Mariani Sumarno, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan sejumlah Bupati.

Djarot mengatakan, MBN yang didirikan dengan modal awal Rp 10 miliar itu, nantinya dapat enjadi mitra Perum Bulog dalam kegiatan penyerapan, pengadaan dan penjualan komoditas yang ditangani Perum Bulog.

“BMN diharapkan dapat menopang kegiatan operasional Perum Bulog dengan menjadi mitra kerja on farm, mitra kerja pengadaan, mitra kerja penjualan  langsung ataupun mitra kerja penjualan distributor,” paparnya.

Dia menamabahkan, pembentukan MBN merupakan tindak lanjut dari kajian Kementerian BUMN dan Kemendes PDTT dalam rangka meningkatkan ekonomi pedesaan yang terus berkeadilan.

“Pembentukan badan usaha dalam bentuk hukum perseroan terbatas didesain sebagai mitra bisnis BUMDes Nusantara, diharapkan dapat meningkatkan badan usaha milik desa di pedesaan,” ujarnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengaku optimistis dengan hadirnya MBN dapat menekan angka kemiskinan di pedesaan. Berkembangnya BUMDes juga diharapkan sebagai upaya agar desa mampu mandiri dan tidak bergantung kepada Dana Desa.

“Kita luncurkan PT Mitra BUMDes Nusantara yang nanti akan dibentuk setiap kabupaten/kota. Mereka ada untuk membina dan mendorong supaya BUMDes yang telah dibentuk bisa maju dan mandiri,” jelasnya.

Menurutnya, dari sekitar 75.000 desa yang ada di Indonesia, baru sekitar 18.000 BUMDes yang ada dan beroperasi. Namun dari jumlah BUMDes yang ada itu, sekitar 4.000 di antaranyad alan keadaan hidup segan mati tak mau.

“Karena itu, melalui MBN ini kita bisa meningkatkan jumlah BUMDes dan menyehatkan kondisi BUMDes yang sedang dalam kondisi sakit,” jelasnya.

Buyung