Ada Anomali Harga Pangan

0
194
Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono (Kanan)

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Spudnik Sujono menyatakan, harga kebutuhan pokok saat ini sangat tinggi disebabkan karena anomali pasar.

Anomali pasar berarti harga di tingkat pengecer sangat tinggi sedangkan di tingkat petani begitu rendah.

Spudnik mengungkapkan saat ini harga pangan seperti bawang merah, cabe merah dan cabe rawit hijau sangat tinggi di tingkat pengecer besar, rata-rata Rp30.000-Rp40.000 per kilogram (kg). Sedangkan, di tingkat petani untuk cabe merah paling rendah Rp9.000 per kg di Jawa. Untuk bawang merah di Brebes, Tegal, Demak rata-rata sebesar Rp7.000 per kg.

Spudnik menyatakan, seharusnya harga di tingkat pengecer atau retail diatur. Tujuannya agar harga dapat dikendalikan dan tidak ada lagi harga tinggi di setiap hari besar keagamaan maupun tahun baru.

“Ini karena regulasinya yang ada tidak tertata dengan baik. Contoh seperti di Malaysia di mana harga kebutuhan pokok diatur di tingkat pengecer,” katanya. SABRINA