BLU Kehutanan Siap Kucurkan Rp442,76 Miliar Untuk Petani Hutan

0
150

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU Pusat P2H), menyalurkan dana Rp200,56 miliar pada tahun 2017 kepada petani hutan sekaligus mendukung implementasi program perhutanan sosial.

Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp180 miliar. Pencapaian komitmen pembiayaan juga berhasil menembus Rp442,76 miliar, melebihi target sebesar Rp400 miliar.

Dana bantuan yang berasal dari dana reboisasi tersebut disalurkan melalui Fasilitas Dana Bergulir (FDB). Salah satu skema yang banyak diminati yaitu Kredit Tunda Tebang (KTT) pada Hutan Rakyat yang mencapai 58% dari keseluruhan realisasi penyaluran FDB.

Kepala BLU Pusat P2H, Agus Isnantio Rahmadi, menjelaskan bahwa KTT merupakan pinjaman yang diberikan kepada petani hutan yang sudah memiliki pohon, tetapi mereka memerlukan dana pada saat pohon tersebut belum siap untuk ditebang. Menjual kayu saat belum siap ditebang ketika membutuhkan dana membuat posisi tawar petani rendah dihadapan pengijon.

Selain untuk memenuhi kebutuhan mendesak, KTT dapat membantu penguatan modal petani untuk mengembangkan usaha produktif. “Jadi sebetulnya ini bentuk apresiasi pemerintah atas jasa para petani hutan ini menanam pohon. Karena menghasilkan oksigen, mengikat karbon, jasa lingkungan. Itulah yang kita berikan apresiasi dengan memberikan kredit lunak yaitu Kredit Tunda Tebang, bunganya 6,5% per tahun, di bawah bunga KUR yang saat ini sekitar 9% per tahun,” ujar Agus saat Evaluasi Dampak Penyaluran Kredit Tunda Tebang, di Jakarta, Rabu (20/12/2017) seperti siaran pers KLHK.

Sampai dengan akhir tahun 2017 BLU Pusat P2H telah menyalurkan pinjaman kepada 568 Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR). Terdiri dari 9.610 orang debitur, yang tersebar di 10 (sepuluh) provinsi, yaitu Provinsi Aceh, Lampung, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Sulawesi Tenggara. Jumlah pohon yang telah ditunda tebangkan sejumlah 2.064.323 pohon diantaranya jenis Jati (Tectona grandis), Sengon (Albizia falcataria), Mahoni (Swietenia mahagoni), dan Jati Putih (Gmelina arborea). Sugiharto