Badan Karantina Optimalkan Pelayanan Publik

0
69
Kepala Barantan Banun Harpini saat menjelaskan program unggulan tahun 2018.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Banun Harpini menyatakan pihaknya akan mengoptimalkan pelayanan publik pada tahun 2018.

Beberapa program unggulan diantaranya adalah pertama, dukungan terhadap Upaya Khusus (UPSUS) Padi Jagung Kedelai (Pajale) dan Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab).

Kedua, percepatan arus barang dan akselerasi ekspor. Dimana Barantan akan mewujudkan Elektronik -Tempat Pemeriksaan Karantina (e-TKP) di pelabuhan seluruh Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung percepatan dwelling time.

Untuk itu, diberlakukan layanan prioritas bagi pengguna jasa patuh, pertukaran sertifikat elektronik bagi negara mitra dan bimbingan teknis bagi rumah kemas dan petani.

Ketiga, penguatan pengawasan dan penindakan. Hal tersebut untuk memperkuat kegiatan pengawasan wilayah perbatasan dan bandara baru.

Keempat, penguatan pembangunan wilayah perbatasan dan bandara baru. Kelima, kehumasan dan reformasi birokrasi termasuk di dalamnya program paperless, Indonesia Quarantine Fullautomation Sistem (IQFAST), penguatan SPI, laporan kinerja dan keuangan.

Dalam program reformasi birokrasi akan diterapkan sistem elektronik dalam kegiatan administrasi di kantor pusat seperti aplikasi disposisi persuratan dan e-revisi anggaran, juga termasuk penerbitan sertifikat secara elektronik lewat portal Barantan.

“Barantan akan terus mengoptimalkan Sistem Pengendalian Internal (SPI) dan berbagai inovasi dalam layanan karantina untuk mengoptimalkan pelayanan publik,” kata Banun saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (16/01/2018).  SABRINA