Penggunaan Alsintan Tekan Biaya Produksi

0
51
Menteri Pertanian amran Sulaiman

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menyatakan, banyak manfaat yang diperoleh dari penggunaan alat dan mesin pertanian (Alsintan), salah satunya menekan biaya produksi.

“Menekan biaya produksi 40%. Yang biasa biaya panen manual Rp2 juta per hektare (ha),  dengan teknologi hanya Rp1 juta,” ujarnya  di Bondowoso, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Pertanian, Selasa (22/5/2018).

Amran menjelaskan, dengan alsintan indeks pertanaman dapat meningkat. Pasalnya, waktu yang dibutuhkan saat pengolahan lahan hingga panen lebih singkat. Dari hitungan hari menjadi jam.

“Bisa tanam tiga kali dalam satu tahun. Artinya, peningkatan pendapatan petani bisa tiga kali lipat,” katanya.

Menurut Amran, alsintan dapat mendorong generasi muda terjun ke sektor pertanian. Hal tersebut, dimana mekanisasi pertanian mengubah pandangannya terkait bertani.

“Dulu petani disebut miskin, kumuh. Sekarang sejahtera,” tegasnya.

Amran menambahkan, pendapatan dari jasa penyewaan alsintan cukup menggiurkan. Diperkirakan sekitar Rp3 juta -Rp4 juta per hari. “Sebulan Rp 90 juta. Dua kali lipat dari gaji menteri. Pasti generasi muda mau,” ungkapnya.

Dengan memaksimalkan inovasi, Amran menambahkan, Indonesia dapat mencapai swasembada dan mengekspor sejumlah komoditas ke mancanegara.

“Pertanian bisa menjadi solusi permanen untuk saudara-saudara kita yang masih prasejahtera,” pungkasnya. Sabrina