Kementan Ajak Generasi Milenial Aktif di Sektor Pertanian

0
71
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri, di Auditorium Soeria Atmadja Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Depok, Selasa (19/11/2019)

Kementerian Pertanian mengajak generasi millenial untuk turut aktif di sektor pertanian. Pasalnya Indonesia kehilangan rumah tangga petani sekitar 2% per tahun karena beralih ke sektor lain. Sementara anak muda yang memilih untuk menekuni usaha pertanian tidaklah banyak.

“Jika terus dibiarkan, maka target pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045 bisa jadi hanya khayalan.” ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri, di Auditorium Soeria Atmadja Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Depok, Selasa (19/11/2019).

Kuntoro, melanjutkan, satu-satunya jalan mengatasi hal ini dengan mengajak kaum milenial turut aktif di sektor pertanian.

Dalam kegiatan talkshow yang bertajuk ‘Peluang Bisnis Generasi Milenial Pada Sektor Agribisnis: Memanfaatkan Peluang dengan Kombinasi Teknologi dan Sektor Agrobisnis’ Kementan berharap bisa meningkatkan perhatian kaum milenial terhadap industri pertanian.

“Sebab pada 2035, 34% penduduk Indonesia adalah generasi milenial yang identik dengan generasi digital,” ujarnya

Generasi milenial inilah yang diharapkan dapat aktif berperan mempertahankan industri pertanian dengan memanfaatkan peluang-peluang bisnis yang dikombinasikan dengan teknologi yang berkembang saat ini.

“Kami tetap akan terus mengajak anak muda ini agar tertarik dalam berbisnis pertanian, kami akan terus menggencarkan promosi di sosial media, mengadakan pameran, dan mengadakan acara atau berdiskusi terkait pertanian di kampus-kampus,” ujar Kuntoro.

Atiyyah Rahma