Menteri LHK Sebut Manggala Agni Sebagai Patriot

0
213
Menteri LHK Siti Nurbaya (kiri) memberi penghargaan kepada salah satu anggota Manggala Agni karena telah berjuang keras bahkan hingga bertaruh nyawa untuk mengendalikan karhutla, di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya menyatakan anggota Manggala Agni yang telah bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia sebagai Patriot Indonesia. Pasalnya, para Manggala Agni berjibaku bahkan bertaruh nyawa ketika mengendalikan karhutla.

Menteri Siti menyatakan banyak hal yang dihadapi dengan adanya peristiwa karhutla, termasuk reputasi bangsa, harga diri bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Menteri Siti menyatakan bahwa para Manggala Agni sangat pantas disebut sebagai Patriot.

“Saya mau menambahkan, bahwa para Manggala Agni adalah Patriot Indonesia,” teriak Menteri Siti di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Menteri Siti didampingi Wakil Menteri LHK Alue Dohong dan sejumlah pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bertemu perwakilan Manggala Agni dari seluruh Indonesia pada Koordinasi Strategi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tingkat Daerah Operasi (Daops) di kompleks Manggala Wanabakti.

“Mari kita lihat pengertian patriot, yaitu cinta kepada bangsa dan negara lebih dari kepada dirinya sendiri, rela berkorban jiwa raga, harta benda bagi negara. Kerja keras luar biasa kepada bangsa dan negara, untuk menjaga kehormatan negara dan keharuman nama bangsa,” ujar Menteri Siti.

Dia menuturkan, sebagai apresiasi, KLHK bersama-sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, berencana menjadikan profesi Manggala Agni sebagai Jabatan Fungsional di Pegawai Negeri Sipil seperti Polisi Kehutanan (Polhut) atau Pengendali Ekosistem Hutan (PEH). Saat ini terdapat 1.875 personil Manggala Agni di Seluruh Indonesia.

Brigade Pengendalian Karhutla, Manggala Agni KLHK saat ini tersebar di 11 Provinsi di Indonesia, dari wilayah Sumatera hingga Sulawesi yang merupakan provinsi rawan karhutla dengan jumlah sebanyak 34 Daops. Terdapat juga Manggala Agni non Daops yang juga tersebar di seluruh Indonesia. Manggala Agni bertugas melakukan pengendalian karhutla mulai dari pencegahan, pemadaman, dan penanganan paska kebakaran.

Melalui pertemuan koordinasi ini, para Pimpinan Tinggi di KLHK ingin mendengarkan pengalaman personil Manggala Agni dalam pengendalian karhutla di lapangan. Pengalaman Manggala Agni menjadi pembelajaran dan strategi pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri LHK Siti Nurbaya juga memberikan penghargaan kepada Manggala Agni yang telah berjuang keras mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di lapangan sepanjang tahun 2019. Sugiharto