DPR: Prioritaskan Sektor Pertanian

0
102

* Terkait COVID-19

Sektor pertanian harus menjadi kebutuhan prioritas dalam menghadapi penyebaran wabah virus korona atau COVID-19 di Indonesia. Sektor ini tidak bisa dianggap remeh dan harus dijaga karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar umat manusia, demikian dikatakan Anggota Komisi IV DPR RI, Hamid Noor.

“Yang paling penting dalam situasi seperti ini adalah adanya jaminan akses pangan yang mudah didapat dengan harga yang wajar atau normal bagi seluruh masyarakat,” ujar Hamid, yang juga merupakan politisi PKS ini, Senin (23/3/2020).

Berkaitan dengan hal itu, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menjamin terpenuhinya sebelas kebutuhan bahan pokok untuk mendukung pemberlakuan Work From Home (WFH) yang menjadi kebijakan pemerintah pusat dalam memutus rantai penyebaran COVID-19.

Upaya tersebut salah satunya dengan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama pemasok dan produsen pangan tentang ketersediaan, stabilisasi pasokan dan harga pangan. Penandatanganan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga menghadapi wabah korona serta menjelang puasa dan lebaran.

Dalam pertemuan dengan para pengusaha pangan di Kantor Kementerian Pertanian, Dirjen Perkebunan Kementan, Kasdi Subagyono meminta semua pihak untuk terlibat dalam penyediaan pangan di Indonesia, utamanya bagi produsen dan pemasok pangan.

“Ini tugas bersama untuk negara dan bangsa dalam menyediakan pangan yang cukup bagi 267 juta orang,” tutupnya. Adapun ke-11 bahan pokok (bapok) itu di antaranya komoditas beras, jagung, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. MAL