Bunga Krisan Suryandari Agrihorti Diminati Petani

0
61
Krisan varietas Suryandari Agrihorti

Bunga krisan varietas unggul, Suryandari Agrihorti, diminati oleh petani karena memiliki sejumlah keunggulan. Selain produktivitasnya yang tinggi, varietas Suryandari Agrihorti disenangi pasar karena memiliki waktu kesegaran yang panjang serta bentuknya cocok untuk penghias ruangan atau dekorasi panggung.

“Jenis Krisan ini sangat disenangi di Pasar. Terutama krisan potong jenis spray dengan warna bunga kuning karena sangat cocok sebagai bahan rangkaian dan dekorasi,” ujar Andi Burdah Zawahir, petani sekaligus penangkar benih krisan di wilayah Kecamatan Pacet- Cianjur, Rabu (3/6/2020).

Suryandhari Agrihorti merupakan varietas unggul krisan yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) pada 2019. Selain Suryandari Agrihorti, Balitbanngtan telah melepas labih dari 70 varietas bunga krisan.

Suryandhari Agrihorti ini memiliki  tipe spray berbentuk ganda serta berwarna bunga pita kuning. Ini menjadikan Suryandhari Agrihorti sangat cocok dijadikan sebagai penghias ruangan atau dekorasi panggung.

Kurnia Yuniarto, pemulia varietas Suryandhari Agrihorti menjelaskan bahwa pada umur 59-62 hari setelah tanam, varietas ini berpotensi menghasikan 10- 24 kuntum per tanaman per musim tanam.

“Batang berpenampang bulat berwarna hijau dengan daun berbentuk lonjong menjari serta lekukan dalam dan gerigi sedang membuat varietas ini semakin terlihat menarik,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Krisan Suryandhari Agrihorti memiliki tinggi tanaman mencapai 111,5-137 cm, sistem perakaran serabut dengan waktu inisiasi akar stek 10-15 hari. Krisan ini mempunyai periode kesegaran bunga dalam ruangan (vase life) 12-14 hari, beradaptasi baik dan dapat dikembangkan secara komersial di daerah dengan ketinggian lokasi 700-1.200 meter dari permukaan laut.

Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Rudy Soehendi menambahkan bahwa kebutuhan krisan saat ini di Indonesia masih tergolong cukup tinggi dan pemanfaatannya sebagai bunga pot dan bunga potong, untuk bunga potong krisan banyak dimanfaatkan sebagai rangkaian bunga dan dekorasi lainnya.

“Sehingga Balithi sebagai Unit Pelaksana Teknis Balitbangtan selalu berupaya menciptakan varietas unggul yang memiliki corak unik agar krisan selalu diminati pasar setiap waktu,” katanya.

Rudy berharap dengan munculnya berbagai inovasi terbaru Balitbangtan, dapat lebih meningkatkan taraf hidup petani khususnya tanaman hias. Atiyyah Rahma