Manfaat Minyak Sawit Yang Perlu Diketahui

0
55
buah sawit

Minyak kelapa Sawit merupakan minyak yang sudah dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.Minyak jenis ini biasanya  digunakan untuk memasak. Selain itu minyak kelapa sawit juga memiliki banyak manfaat yang perlu diketahui..  

Minyak kelapa sawit adalah minyak sayur (nabati) yang mengandung minyak jenuh dan tak jenuh akan tetapi minyak kelapa sawit memiliki salah satu lemak sehat yang bernutrisi dengan keunggulannya yang tidak mengandung asam lemak trans (Trans Fatty Acid/ TFA) atau lemak terhidrogenasi.

Selain memiliki kandungan lemak sehat, dalam setiap 1 liter minyak kelapa sawit juga mengandung 20% Vitamin A, antioksidan tokoferol dan tokotrienol.

“Kandungan minyak kelapa sawit kaya akan lemak dan vitamin. Minyak kelapa sawit mentah atau belum dimurnikan mengandung 60 hingga 100 mg vitamin E per 100 gram. Rata-rata mengandung 50-65% dari kandungan vitamin E tetap setelah pemurnian. Sebanyak 70% vitamin E dalam minyak sawit mengandung tokotrienol,” ujar GM Apical Marunda, Lim Teck Guan, di Jakarta, Senin (27/07/2020).

Lim menjelaskan, minyak nabati lainnya seperti jagung, zaitun, kedelai, dan bunga matahari, merupakan sumber tokoferol yang baik tetapi tidak mengandung tokotrienol.

Tokotrienol bekerja lebih cepat sebagai antioksidan dan sangat bermanfaat untuk melindungi otak dari lemak tak jenuh ganda dan demensia, mengurangi risiko stroke, serta mencegah pertubuhan tumor otak.

Dalam keseharian, minyak kelapa sawit tidak hanya dijadikan bahan untuk menggoreng, tapi bisa ditemukan pada mentega, es krim, cokelat, sabun, bahan mi instan, biodiesel, bahan kosmetik dan  minyak goreng.

Apical Marunda sendiri merupakan produsen pengolah minyak kelapa sawit. Perusahaan ini memiliki beberapa produk kebutuhan sehari- hari dalam bentuk mentega Vitas, Medalia, dan minyak goreng Camar, Harumas, dan Frybest.

Sementara itu Dokter spesialis Kulit Hartika Ketty mengatakan, minyak kelapa sawit merupakan minyak goreng nabati yang paling cocok dibandingkan minyak nabati lainnya.

“Dengan komposisi seimbang ini, minyak kelapa sawit dinyatakan sebagai minyak goreng nabati yang paling cocok dibandingkan dengan minyak nabati lain, sehingga jika digunakan untuk menggoreng maka stabilitasnya tinggi, tidak mudah tengik, dan menghasilkan produk gorengan awet serta tidak mengandung radikal bebas tinggi,” jelas Hartika Ketty.

Menurut European Food And Safety Authority, 2010, untuk mencapai diet sehat 25-30% dari asupan energi harian berupa lemak. Sedangkan menurut Food & Agriculture Organization 2010, 15-35% dari asupan energi harian berupa lemak.

“Jadi pada dasarnya lemak sejatinya yang sangat berguna bagi tubuh adalah kolestrol. Kandungan inilah yang berguna untuk membentuk dinding sel, empedu, hormon dan vitamin. Dan orang cenderung lupa, bahwa sebenarnya lemak yang paling sehat adalah yang berasal dari minyak nabati seperti yang terkandung dalam minyak kelapa sawit ini dan bukan hewani, dengan catatan bahwa harus tepat penggunannya dan tidak berlebihan,” tambah dr. Ketty. Atiyyah rahma