Kemendang Gandeng Accor, BNI dan Pemprov Jabar Berdayakan UMKM

0
323

Kementerian Perdagangan (Kemendag)  menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan grup perhotelan Accor PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero), dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di hotel Pullman Bandung Grand Central, Bandung, Jawa Barat, hari ini, Selasa (29/12).

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perdagangan Ida Rustini, Kepala Disperindag Provinsi Jawa Barat Mohamad Arifin Soedjayana, Senior Vice President Operations and Government Relations PT AAPC Indonesia Adi Satria, dan Pimpinan Kantor Wilayah Jawa Barat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Arif Suwasono.

“Kami mengajak PT AAPC Indonesia, PT BNI (Persero), dan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat bersinergi melalui penandatanganan perjanjian kerja sama untuk meningkatkan dan menggunakan produk dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM di Provinsi Jawa Barat,” kata Wamendag Jerry.

Jerry mengungkapkan beberapa poin penting dalam penandatanganan kerja sama ini, yaitu koordinasi antarpihak-pihak terkait, pertukaran data dan informasi, serta pembinaan UMKM, kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria dari pihak-pihak terkait, serta fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan kepastian dan kesinambungan terkait pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Jawa Barat. Semoga langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini dapat diikuti pemerintah daerah lainnya,” tutur Wamendag Jerry.

Menurutnya, kerja sama yang terjalin dapat membantu meningkatkan daya saing produk dan mentransformasi UMKM dalam memasarkan produk dan pembiayaan usaha. “Langkah yang diambil PT AAPC Indonesia dan seluruh jaringan perhotelannya dapat menjadi inspirasi bagi hotel lain di Indonesia. Hal itu merupakan salah satu wujud dukungan program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yaitu dengan membeli kebutuhan hotel dari para pelaku UMKM. Sementara itu, Bank BNI juga dapat memperluas pemberian bantuan permodalan kepada UMKM di wilayah lainnya di Indonesia,” jelas Jerry.

Wamendag  berharap, PT AAPC Indonesia dan Bank BNI akan terus tumbuh menjadi perusahaan besar yang mendominasi kegiatan ekonomi nasional dan tetap menggandeng UMKM dalam menjalankan usahanya.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman bersama yang ditandatangani Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, PT AAPC Indonesia, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di Semarang, Jawa Tengah, pada 15 Oktober 2020 lalu.

Penandatanganan perjanjian kerja sama serupa telah dilakukan di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 22 Desember 2020, di Badung, Bali pada 26 November 2020,  di Surabaya, Jawa Timur pada 25 November 2020, di Yogyakarta, DIY pada 16 Oktober 2020, dan di Semarang, Jawa Tengah pada 15 Oktober 2020.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata Kementerian Perdagangan mendorong peningkatan konsumsi penggunaan produk dalam negeri, khususnya produk-produk yang dihasilkan UMKM karya anak bangsa.

Sementara itu, Garth Simmons CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Korea di lokasi terpisah menyampaikan penandatanganan perjanjian kerja sama di Jawa Barat adalah tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Semarang.

“Kerja sama di Jawa Barat sebagai provinsi ke-6 merupakan komitmen Accor untuk terus memberdayakan UMKM dan mendorong semangat Bangga Buatan Indonesia (BBI). Saat ini, sembilan hotel kami di Jawa Barat telah melakukan kurasi dan menghasilkan lebih dari 20 UMKM yang siap bersaing. Semoga partisipan hotel kami akan terus bertambah dan meluas ke provinsi lainnya. Sehingga, semakin banyak UMKM yang dapat berkembang,” ujar Garth.Buyung N