Dukungan Taktis dari KKP Bagi Pembudidaya Udang Skala Kecil

0
166

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang selanjutnya menjadi PPKM Level 3-4 di sejumlah daerah telah memberikan tekanan kuat terhadap ekonomi para pembudidaya ikan, terutama skala mikro kecil.

Untuk mengantisipasi dampak ekonomi sebagai akibat kondisi yang tidak terduga, seperti efek pandemi Covid-19., Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) juga terus mendorong program yang bersifat taktis.

“Kami telah siapkan berbagai program taktis berupa bantuan langsung yang tersebar di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT). Fokusnya jelas membantu menekan biaya produksi agar produksi bisa terus jalan,” jelas Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, Kamis (29/07/2021)

Program taktis itu telah dilakukan  Kementerian Kelautan dan Perikanan  (KKP) melalui  BBPBAP Jepara dengan  menyalurkan berbagai bantuan ke sejumlah kelompok di pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Sebanyak 550.000 ekor benih udang vaname disalurkan ke sepuluh Pokdakan yang tersebar di Kabupaten Subang dan 2.340.000 ekor benih udang putih lokal disalurkan ke pokdakan yang tersebar di Kabupaten Cirebon. Dukungan ini setidaknya diharapkan akan memberikan tambahan pendapatan selama puncak pandemi ini minimal Rp5 juta per pembudidaya.

Kepala BBPBAP Jepara, Sugeng Raharjo saat dimintai keterangannya, menyatakan pihaknya akan selalu hadir di tengah-tengah pembudidaya, apalagi di masa puncak pandemi Covid seperti ini. Dirinya menegaskan, sebagai UPT yang diberi mandat untuk memproduksi udang, BBPBAP Jepara telah mendistribusikan dukungan benih dengan sasaran pembudidaya kecil.

“Meski kemarin diberlakukan PPKM, namun dalam pengamatan kami, khusus pasar udang masih cukup stabil, artinya permintaan masih ada, hanya saja ada biaya produksi cukup membebani, oleh karena itu saya rasa dukungan benih ini sangat tepat untuk tekan biaya produksi,” jelas Sugeng.

Sejauh ini BBPBAP Jepara telah menyalurkan bantuan benih udang di berbagai daerah seperti ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Timur. Buyung N