Tuesday - May 18th, 2010
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami

Perang Dagang Hijau

Tuesday, May 18th, 2010 with No Comments »

Kini, masalah lingkungan yang disimbolkan dengan “hijau” terus mengemuka di publik.  Bencana alam dan utamanya efek gas rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global, digunakan sebagai alat melemahkan masing-masing pesaing.

Konservasi Lahan dan Air di Pulau Jawa

Monday, February 22nd, 2010 with 1 Comment »

Oleh: Hoesodo Sudarisman
Hubungan antara lahan dengan masyarakat di mana pun sejak dahulu tidak dapat dipisahkan. Di samping sebagai sumber penghidupan, lahan juga berfungsi sebagai tempat manusia hidup. Nyaman dan tidaknya dia hidup tergantung lingkungan  di mana dia hidup.

Strategi Menghadapi Krisis Air di Jawa

Monday, February 1st, 2010 with No Comments »

Oleh: Ir.D.Ruchjadi Prawiraatmadja

Air merupakan sumberdaya alam yang strategis dan vital bagi kehidupan manusia dan pembangunan yang keberadaannya tidak dapat digantikan. Hampir semua aktivitas kehidupan manusia membutuhkan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga dan domestik lainnya, maupun untuk kebutuhan pertanian, industri, dan kegiatan ekonomi lainnya.
Di Pulau Jawa, kemerosotan daya dukung lahan dan daerah aliran sungai [...]

REDD di dalam Copenhagen Accord

Tuesday, January 12th, 2010 with No Comments »

UN Climate Change Conference Desember 7-18, 2009 (COP 15 Copenhagen) telah menghasilkan Copenhagen Accord. Ada pihak yang sinis atas Accord itu, misalnya “COP15: Climate change talks end in Brokenhagen. Bagi Indonesia, COP ini berhasil - “China and Indonesia welcome Copenhagen summit deal”.

Kelangkaan Gula dan Kearifan Pemerintah

Wednesday, December 9th, 2009 with No Comments »

Oleh: Yayat Supriatna
Dalam beberapa minggu terakhir ini masyarakat kembali disuguhi berita mengenai kekhawatiran terjadinya kelangkaan (scarcity) atau kekurangan (shortage) pasokan gula kristal putih (GKP) pada empat bulan pertama tahun 2010. Bayang-bayang kelangkaan pasokan gula yang biasa disebut dengan istilah gula konsumsi itu muncul sebagai akibat dari makin menipisnya stok gula konsumsi nasional.
Lebih-lebih setelah muncul berita [...]

Menakar Eksistensi Dephut

Monday, August 10th, 2009 with No Comments »

oleh: Dr Untung Iskandar*
Tulisan ini didorong oleh pernyataan Menhut MS Kaban di dalam Media Persaki Volume 11 Edisi Juli 2009. Menjawab pertanyaan soal nasib Departemen Kehutanan, Menteri mengatakan, ‘likuidasi Dephut adalah sebuah kemunduran berfikir’. Alasan yang dikemukakannya adalah.
Pertama, sebanyak 63% luas wilayah NKRI terdiri dari hutan (aset fisik). Kedua, keberadaan Departemen Kehutanan (Dephut) telah melalui proses [...]

Nilai Penting Hutan Sebagai Pengatur Tata Air

Tuesday, July 7th, 2009 with No Comments »

*Hunggul Yudono Setio Hadinugroho
Apabila kita masih mempunyai simpanan pecahan uang logam 100 rupiah keluaran tahun 1978 tipis, yang bergambar ”gunungan” wayang sebagai gambaran pohon kehidupan di satu sisinya dan rumah gadang di sisi lain, maka akan kita dapati tulisan ”hutan untuk kesejahteraan” yang melingkari gambar gunungan di bagian pinggirnya. Apabila dicermati mata uang kita dari [...]

Pengembangan Etno Wanafarma di Indonesia

Tuesday, June 16th, 2009 with No Comments »

“Alle Wiesen and Matten, alle Berge und Hugel sind die grosze Apotheke der Welt, Allein die Erkentnis der Natur geheimnisse sol den Arts machen” ……Semua padang rumput, hutan dan semak belukar, semua gunung besar dan kecil merupakan rumah obat besar dunia, hanya kesadaran akan rahasia alamlah yang dapat mendidik dan membuat orang menjadi seorang dokter  [...]

Harakiri di Bumi

Tuesday, March 31st, 2009 with No Comments »

“Kita sekarang tahu bahwa galaksi kita hanyalah satu dari beberapa ratus ribu juta galaksi yang dapat diamati dengan menggunakan teleskop modern…”Stephen W. Hawking- penulis  Buku “Teori Segala sesuatu: Asal-usul dan Kepunahan Alam Semesta” ………

Stimulus Konservasi dan Ekonomi Kerakyatan

Monday, March 2nd, 2009 with No Comments »

Oleh : Dr. Bambang Supriyanto
Kepala Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Dalam kunjungannya ke Indonesia, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menawarkan sebuah penyegaran pendekatan dalam mengantisipasi krisis global yang berdampak lokal di tahun  2009.