Tuesday - December 27th, 2011
Home | Versi Cetak | Suara Anda | Layanan Media | Hubungi Kami

Prof. Erizal Jamal: Mendesak, Program Land Reform dan Transmigrasi

Tuesday, December 27th, 2011 with No Comments »

Kementerian Pertanian (Kementan) mungkin salah satu instansi pemerintah yang paling banyak memiliki profesor (Riset). Bahkan, ketika Dr Ir Ika Mariska Soedharma, Dr Ir Azmi Dhalimi dan Dr Ir Erizal Jamal dikukuhkan sebagai profesor riset pekan lalu, lembaga ini tercatat memiliki sedikitnya 97 orang profesor riset.

BUMN Hutan Jadi Produsen Pangan

Monday, May 23rd, 2011 with No Comments »

Posisi Cadangan Beras Pemerintah saat ini ‘lampu kuning’. Jadi, tak heran jika kemudian sejumlah akrobat dilakukan untuk menggenjot produksi di dalam negeri. Termasuk dengan menggerakkan BUMN untuk bahu-membahu mendukung produksi pangan. Lewat Gerakan Produksi Pangan dengan Sistem Korporasi (GPPK) yang dicanangkan Kementerian BUMN, pemerintah membentuk konsorsium BUMN yang bakal memproduksi pangan. Termasuk yang dilibatkan antara [...]

Harga Beras Sulit Turun

Monday, May 23rd, 2011 with No Comments »

Gejolak harga beras di pasaran dipastikan tetap terjadi pada bulan-bulan ke depan. Kebijakan Bulog untuk meningkatkan harga pembelian beras di pasaran justru akan memicu kenaikan harga. “Dengan adanya kebijakan pembelian beras oleh Bulog yang begitu gencar dalam beberapa waktu ke depan, maka harga beras di pasaran sulit turun,” kata Ketua Koperasi Pedagang Pasar Induk Cipinang [...]

Pemerintah Kehilangan Momentum

Monday, May 23rd, 2011 with No Comments »

Setelah tahun lalu gagal mencapai target pengadaan, tahun ini Perum Bulog harus menghadapi masalah yang sama dalam menyerap gabah dan beras petani. Hingga berakhirnya panen musim rendeng atau panen raya, realisasi pengadaan terbilang masih seret. Hingga 13 Mei, jumlah beras yang bisa dibeli Bulog baru sekitar 842.450 ton dari target sebanyak 3-3,5 juta ton. Seretnya [...]

Dua Pilihan untuk Petani Tembakau

Wednesday, June 23rd, 2010 with 1 Comment »

Pemerintah memberikan dua alternatif kepada petani tembakau. Alternatifnya mengembangkan tembakau untuk bahan baku non rokok seperti biofarmaka atau mengubah usaha budidaya ke tanaman lain

Tahun 2011, Anggaran Kementan Naik 74,84%

Wednesday, June 9th, 2010 with No Comments »

Anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun depan bakal naik pesat. Bappenas dan Kementerian Keuangan akan mengalokasikan anggaran sebanyak Rp14,04 triliun atau naik 74,84% dari tahun lalu. Menteri Pertanian, Suswono mengatakan, kenaikan alokasi anggaran tahun 2011 itu mengacu surat edaran bersama (SEB) Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan No.018/M.PPN/04/2010, SE-120/MK/2010 tanggal 6 April 2010. Surat edaran tersebut [...]

Konsumsi Beras Ditargetkan Turun 1,5% pertahun

Thursday, May 27th, 2010 with No Comments »

Konsumsi beras masyarakat bangsa Indonesia terbilang sangat tinggi. Bayangkan saja, tiap tahun satu orang menghabiskan 139 kg. Jumlah ini termasuk terbesar di Asia. Bangsa Malaysia saja hanya sekitar 80-90 kg/kapita/tahun. Karena itu pemerintah menargerkan penurunan konsumsi beras 1,5% pertahun.

Kementan Minta Kemenkeu Sediakan Rp40 M Bantu Petani

Wednesday, May 19th, 2010 with No Comments »

Kementerian Pertanian mengajukan anggaran Rp40 miliar ke Kementerian Keuangan untuk membantu petani yang lahan padinya terkena serangan wereng batang cokelat (WBC). Dana itu untuk mengganti kehilangan pendapatan petani dalam satu kali tanam. Bantuan itu di luar bantuan pupuk dan benih.

Padi Hibrida dan Pestisida Picu Serangan Wereng

Wednesday, May 19th, 2010 with 1 Comment »

Penanaman varietas padi yang tidak tahan hama, khususnya padi hibrida dan penggunaan pestisida berlebihan dan tidak sesuai dosis disinyalir sebagai pemicu membludaknya serangan hama wereng batang cokelat (WBC). Karena itu pemerintah harus mengevaluasi pemberian ijin pengembangan varietas padi hidrida.

RI Masih Mendua Soal Bioteknologi

Wednesday, May 19th, 2010 with 1 Comment »

Sikap pemerintah Indonesia masih mendua dalam pengembangan bioteknologi. Di satu sisi, pemerintah mengijinkan impor produk makanan hasil bioteknologi. Tapi di sisi lain, pemerintah justru belum membuka pengembangan bioteknologi secara luas. Demikian pengakuan Wakil Menteri Pertanian, Bayu Krisnamurthi saat membuka kongres Asosiasi Benih Indonesia (Asbenindo) di Jakarta, Selasa (18/5).