Hadapi Puncak Kemarau, APP Sinar Mas Siagakan Lebih dari 3.000 Personel Pemadam Kebakaran

0
507
Fire Data and Information Technology Manager APP Sinar Mas Gustaf Rantung menjelaskan fungsi situation room yang memantau seluruh konsesi APP-SIinar Mas dalam pengendalian karhutla

Produsen bubur kayu dan kertas terpadu, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas memperkuat berbagai fasilitas dari sistem penanggulangan kebakaran hutan terintegrasi yang dimilikinya. Langkah ini diambil demi mengantisipasi puncak musim kemarau 2019 yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan jatuh pada bulan Agustus-September dan lebih kering dari tahun sebelumnya.

Sampai dengan 2018, APP Sinar Mas telah mengalokasikan lebih dari Rp1,3 triliun setara dengan 100 juta dolar AS dalam berbagai upaya untuk mencapai target zero fire pada tahun 2020. Hal ini sejalan dengan komitmen perlindungan hutan APP Sinar Mas yang tertuang dalam Kebijakan Konservasi Hutan (FCP).

Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata mengatakan, APP Sinar Mas bersama seluruh mitra pemasok siap mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada di darat, air, dan udara untuk mendukung upaya pemerintah mencapai Indonesia bebas asap, terutama melalui pencegahan dan penanggulangan karhutla di area kami beroperasi.

“Kami yakin dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang kuat antara sektor swasta, pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, TNI-Polri, maupun masyarakat, kita mampu menjaga hutan Indonesia dari bencana karhutla, khususnya di sepanjang musim kemarau 2019 yang diprediksi lebih kering dibanding tahun sebelumnya,” katanya di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Hingga akhir 2018 lalu, perusahaan berhasil menurunkan angka kebakaran hutan hingga mendekati target zero fire pada periode berjalan. Saat ini, hanya 0,07 % dari seluruh area konsesi pemasok APP Sinar Mas yang terdampak api akibat kebakaran.

Pada kesempatan yang sama, Manajer Teknologi & Data Fire Management APP Sinar Mas Gustaf Rantung mengatakan bahwa strategi utama APP Sinar Mas tersebut terdiri dari empat pilar utama yang mencakup pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respons cepat.

“Untuk mengantisipasi dan menanggulangi karhutla, hingga tahun 2019 perusahaan telah memiliki lebih dari 3.000 personel regu pemadam kebakaran yang sudah tersertifikasi Manggala Agni. Selain itu, fasilitas lain yang kami miliki adalah 506 pos pantau, 102 menara api, dan lebih dari 1.000 pompa air. APP Sinar Mas juga memiliki 138 truk pemadam kebakaran, 608 kendaraan patroli, dan 10 helikopter water-bombing,” kata Gustaf.

“Kami juga memiliki sistem deteksi dini di situation room kami yang mampu mengidentifikasi kebakaran lebih awal. Semua fasilitas tersebut disiagakan untuk menghadapi musim kemarau 2019,” terang Gustaf.

Sugiharto