Pandemi COVID-19, KLHK Minta Perusahaan HTI Perkuat Kemitraan Masyarakat

0
443
Menyadap karet di HTI

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menginstruksikan seluruh pemegang izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu (IUPHHK) Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk memperkuat kemitraan dengan masyarakat sekitar. Hal itu penting untuk meringankan beban yang ditimbulkan dari pandemi COVID-19.

Sekjen KLHK Bambang Hendroyono

Sekjen KLHK yang juga Pelaksana Tugas Dirjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari KLHK, Bambang Hendroyono menyatakan sudah menjadi arahan dan kebijakan KLHK agar para perusahaan pemegang izin melakukan kegiatan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Dalam situasi Covid-19 program ini diharapkan terus dilanjutkan mengingat masyarakat di sekitar hutan akan terdampak. Terlebih pada saat ini dimana sangat diperlukan sinergi antara Pemerintah dan pelaku usaha untuk menghadapi wabah Covid-19 termasuk berbagai dampaknya terhadap masyarakat,” ungkap Bambang, Rabu (13/5/2020).

Direktur Usaha Hutan Produksi KLHK Istanto menuturkan, diantara perusahaan HTI yang menjalankan program pemberdayaan da kemitraan kehutanan adalah PT Lestari Asri Jaya (LAJ) dan PT Wanamukti Wisesa (WMW). Keduanya adalah perusahaan HTI karet. Program yang dijalankan perusahaan itu diawali melalui studi sosial sesuai regulasi pemerintah dan serangkaian dialog dengan para pemangku kepentingan.

Menurut Istanto, hingga saat ini telah terdapat 10 Kelompok Tani Hutan (KTH) di dalam dan sekitar area kerja PT LAJ dan PT WMW seperti Desa Balai Rajo, Desa Sungai Karang, Desa Napal Putih, Desa Pemayungan, Desa Kuamang dan beberapa desa lainnya di Kabupaten Tebo, Jambi dengan jumlah 333 petani yang bergabung.

“Kesemua program tersebut dilaksanakan dengan dukungan pemerintah maupun LSM yang memiliki perhatian bagi pemberdayaan masyarakat. Melalui program kemitraan dan pemberdayaan masyarakat, perusahaan memberikan bantuan peningkatan kapasitas pengelolaan tanaman karet dengan teknologi terkini,” tutur Istanto.

Sugiharto