Bulog Tuntaskan Penyaluran Bansos Beras Presiden Lebih Cepat dari Target

0
344

Perum Bulog berhasil menuntaskan tugasnya berupa penyaluran bantuan sosial (bansos) beras Presiden tahap II kepada 1,85 juta warga yang terkena dampak wabah COVID-19 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)  lebih cepat dari yang ditargetkan.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan itu mampu menuntaskan tugas penyaluran bantuan itu pada tanggal 15 Juni 2020 atau lebih cepat empat hari dari target waktu yang ditetapkan.

 “Setelah sukses menyalurkan program bansos beras Presiden tahap pertama dengan tepat waktu pada Mei lalu dan dengan kualitas beras premium, kali ini Bulog juga kembali menyelesaikan dengan lancar penugasan Bansos beras presiden tahap II dalam waktu 15 hari sejak ditugaskan pada 1 Juni lalu. Walau waktu yang diberikan pemerintah selama 19 hari,” kata Dirut Perum Bulog Budi Waseso di Jakarta, Kamis (18/06/2020).

Menurut mantan Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) itu, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras karyawan Bulog yang bekerja siang dan malam dengan pola “shifting” atau piket yang terkelola dengan baik di tengah situasi pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah kita bisa menyelesaikannya dengan sangat baik. Memang sejak awal penugasan pemerintah, saya turun tangan langsung untuk memantau demi menjaga amanah kepentingan rakyat banyak. Tidak lupa juga saya sampaikan terimakasih atas kerjasama yang baik dari Kemensos RI,”katanya.

Lebih jauh, Budi Waseso mengatakan, pihaknya juga membentuk tim monitoring dan evaluasi (Monev) yang bertugas memastikan agar proses penyaluran Bansos Beras Presiden kepada keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 25 kg per keluarga, berjalan lancar dan tepat waktu sesuai dengan standar kualitas beras premium yang diamanatkan kepada Perum Bulog.

Penyaluran Bansos Presiden tersebut dilakukan melalui Kementerian Sosial bersama Bulog, dimana Bulog kembali menyediakan stok beras berkualitas bagi keluarga yang rentan dan terdampak COVID 19 sebanyak 1,85 juta keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mulai disalurkan sejak 1 Juni lalu. Sementara penugasan tahap I ditujukan kepada 1,4 juta warga. Total penugasan penyaluran bansos beras presiden yang diselesaikan Bulog sebanyak 3,25 juta warga Jabodetabek.

Budi Waseso juga menyatakan kebanggannya akan hasil kerja tim Monev yang bekerja efektif dalam memantau dan menyelesaikan berbagai dinamika yang terjadi di lapangan. Ia pun menegaskan bahwa upaya mendiskreditkan Bulog akan ditangani secara tegas sesuai hukum yang berlaku, terlebih lagi ini merupakan bantuan untuk warga yang mengalami kesusahan.Buyung N