Edukasi Kelestarian Lingkungan Sejak Dini, Suntory Garuda Beverage-KLHK Resmikan Greenhouse di SD Binaan

0
274
Evelyn Indriani, Head of Corporate Relation and Communications, PT Suntory Garuda Beverage; Cicilia Sulastri, Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Subekhi, Kepala Sekolah SDN Wijaya Kusuma 05; dan Sigit Wibisono, CSR and Sustainability Manager, Suntory Garuda Beverage - di dalam fasilitas greenhouse dengan berbagai zona pembelajaran untuk siswa/i

Suntory Garuda Beverage (SGB) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) meresmikan fasilitas greenhouse di SDN Wijaya Kusuma 05 Jakarta, Selasa 31 Agustus 2021.

Peresmian fasilitas Greenhouse ini merupakan bagian dari serangkaian program Mizuiku 2021 sekaligus untuk memperingati Pekan Air Dunia.

Acara peresmian ditandai dengan penanaman pohon endemik secara simbolis serta program adopsi pohon untuk para jurnalis.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) KLHK Helmi Basalamah menyambut baik kemitraan dengan SGB dalam upaya memberikan solusi terkait persoalan lingkungan hidup, terutama sektor pendidikan lingkungan kepada anak-anak sekolah dasar.

“Kita biasanya hanya fokus dengan usaha untuk melestarikan lingkungan sehingga melupakan pentingnya aspek pendidikan lingkungan kepada masyarakat. Apalagi pendidikan lingkungan untuk anak-anak,” kata Helmi.

“Untunglah dengan program Adiwiyata, usaha pendidikan lingkungan kepada anak-anak secara bertahap bergulir. Hal ini diperkuat dengan dukungan dari pihak swasta, seperti SGB melalui program Mizuiku,” lanjut Helmi.

“Mizuiku – Aku Cinta Air Bersih” adalah program berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran pelestarian air bersih, diawali di Jepang pada tahun 2004 di Jepang dan hadir di Indonesia pada pertengahan tahun 2019.

Greenhouse yang dibangun akan menjadi fasilitas belajar pelestarian lingkungan bagi para siswa sekolah dasar.

Beberapa zona pembelajaran telah disiapkan di area greenhouse, antara lain zona nutrisi untuk produksi kompos organik; zona literasi yang mengedukasi data tanaman dan jurnal kegiatan siswa termasuk edible garden; zona penyemaian sayur; zona budidaya tanaman; zona sumber/sistem instalasi air; serta pembuatan lubang biopori di tanah sekitar greenhouse.

Chief Executive Officer & President Director Suntory Garuda Beverage, Ong Yuh Hwang, mengucapkan terima kasih karena sekolah telah menyediakan lahan untuk pembuatan greenhouse.

“Oleh karena itu, kami ingin mengajak sebanyak mungkin pihak, baik pemerintah terkait, komunitas maupun lembaga-lembaga pendidikan untuk bekerja sama mengedukasi para siswa tentang pentingnya pelestarian air dan lingkungan,” katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN Wijaya Kusuma 05, Subekhi, mengatakan, edukasi pelestarian lingkungan kepada para siswa tidak lagi cukup dengan hanya menyampaikan teori agar memahami konteksnya.

“Kegiatan di lapangan dan observasi terbukti merupakan faktor penting dalam proses pendidikan pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, kami sangat senang dan berterima kasih atas fasilitas greenhouse dari SGB ini,” katanya.

Sugiharto