Sinergi PTPN XI dan ASKRINDO Penuhi Modal Kerja Petani Tebu

0
94
Perkebunan tebu (foto: pixabay)

Terlaksananya budidaya tebu yang baik oleh petani masih menjadi fokus PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI) sebagai bagian dari pola kemitraan, diharapkan kualitas bahan baku tebu giling tersebut memiliki potensi kualitas dan rendemen Optimal.

Salah satu upaya untuk pelaksanaan budidaya tebu yang baik, PTPN XI bersinergi dengan ASKRINDO memberikan pinjaman modal kerja total sebesar Rp5,8 Milyar kepada 29 petani mitra Pabrik Gula Redjosarie Magetan Jawa Timur.

“Saat ini pekerjaan sudah tahap pemeliharaan kebun tebu, sehingga diperlukan perlakuan sesuai standar budidaya oleh mitra petani. Untuk itu kami PTPN XI bersinergi dengan ASKRINDO, memberikan pinjaman modal kerja kepada mitra petani untuk pemeliharaan kebun. Diharapkan bahan baku tebu giling petani tahun depan bisa memiliki kualitas serta produktivitas yang optimal,” terang Direktur PTPN XI, R Tulus Panduwidjaja,  kemarin.

Peningkatan produktivitas karena perawatan sesuai budidaya baku tebu juga menjadi harapan petani tebu mitra, sebagaimana yang disampaikan Rahmat Widyamoko salah satu petani penerima pinjaman modal kerja.

“Program ini sangat membantu sekali, utamanya untuk pupuk. Target yg ingin dicapaitentunya ada, produktifitas tebu menjadi meningkat dari yang sebelumnya 900 menjadi 1000. Semoga adanya bantuan ini semua petani terbantu sehingga produksi tebu mereka juga meningkat,” ungkap Rahmat.

Kepala TJSL ASKRINDO, Nur Aini, berharap kerjasama dapat berjalan dengan baik dan petani mitra bisa menggunakannya dengan baik untuk peningkatan produktivitas tebu masing-masing.

“Kami sudah 5 tahun kerjasama dan selalu dikembalikan tepat waktu. Semoga kedepannya tidak hanya memberi bantuan kepada petani juga kepada sektor lainnya,” kata Kepala TJSL ASKRINDO Nur Aini. Elsa Fifajanti