Beras SPHP Ditambah 1 Juta Ton

https://agroindonesia.co.id/wp-content/uploads/2026/08/mutuagung.jpeg

Perum Bulog mendapatkan persetujuan penambahan kuantum beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi 1 juta ton untuk mengantisipasi dampak El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2027.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan sebelumnya Bulog mengusulkan tambahan kuantum SPHP sebesar 400.000 ton. Namun, dalam rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Senin (7/9/2026), usulan tersebut disetujui menjadi tambahan 1 juta ton.

“Usulan beras penambahan kuantum SPHP yang kami usulkan 400 (400.000 ton) disetujui 1 juta (ton), dengan pertimbangan karena El Nino yang berkepanjangan dan potensinya sampai nanti bulan Maret (2027). Jadi, SPHP yang diusulkan ditambahkan 1 juta (ton) ini digunakan sampai nanti bulan Maret 2027,” kata Rizal saat ditemui di Kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).

Rizal menjelaskan, dengan asumsi harga Rp11.000/kg, maka kebutuhan anggaran untuk tambahan 1 juta ton beras SPHP mencapai sekitar Rp1,1 triliun. “Totalnya kalau Rp11.000 dikalikan 1 juta ton, (anggaran untuk SPHP) Rp1,1 triliun itu untuk SPHP,” ujarnya. Namun, perihal sumber dan periode anggaran tambahan SPHP tersebut, Rizal mengatakan Bulog dalam hal ini berperan sebagai pelaksana. Nantinya, pembahasan anggaran akan dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas). AI

Baca juga:  AgroIndonesia, Edisi No.713 (12-18 Februari 2019)