Pusat Pengkajian Strategis Kehutanan (Puskashut) Yayasan Sarana Wana Jaya (SWJ) sejak lama menyelenggarakan webinar bahkan sering juga diskusi langsung yang selalu mendapat sambutan luar biasa baik dari kalangan rimbawan pusat maupun yang tinggal di daerah.
Hari Kamis (28/08/2025), Puskashut-Yayasan SWJ kembali akan menggelar webinar berjudul ‘Banjir yang Tidak Pernah Tuntas Teratasi dan Urgensi Mitigasinya’. Diskusi bulanan itu membahas banyak masalah yang sangat urgen dan menjadi pembicaraan masyarakat luas. Sedangkan webinar minggu ini akan membahas masalah banjir.
Acara akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dan dibuka oleh ketua Yayasan SWJ Dr.Ir. Iman Santoso M.Sc dan digelar untuk umum. Topik yang menjadi bahasan soal banjir. Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang setiap musim hujan mengancam wilayah perkotaan dan perdesaan di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan dalam pengendalian banjir, namun terasa masih bersifat partial, temporal dan sekadarnya, sehingga tidak pernah tuntas teratasi dari tahun ke tahun.
Banjir yang berulang terjadi di wilayah Jakarta dan banyak juga terjadi di daerah lainnya di Indonesia, meliputi, banjir kiriman dari bagian hulu DAS (upper watershed) termasuk banjir bandang. Banjir lokal akibat tingginya intensitas hujan, kurangnya daya tampung sungai serta buruknya sistem drainase.
Banjir lokal akibat dari pasang air laut (rob). Tren bencana banjir di Indonesia meningkat signifikan dari tahun ke tahun yaitu 2.840 kejadian (2017), 3.309 kejadian (2018), 3.777 kejadian (2019), 4.624 kejadian (2020), 5.365 kejadian (2023) dan 3.472 kejadian (2024). Bencana banjir tahun 2024 mengakibatkan 213 orang meninggal dunia, 123 orang terluka dan 59.531 orang mengungsi (BNPB, 2017-2024).
Penyebab utama bencana banjir umumnya adalah perubahan iklim global (curah hujan ekstrim), faktor geomorfologi (geologi, topografi dan tanah) yang rentan terdegradasi, faktor antropogenik akibat aktivitas manusia utamanya alih fungsi dan kerusakan lahan/hutan di hulu DAS serta pendangkalan reservoir air alam/buatan (waduk, bendungan, situ dll.).
Penyebab bencana banjir di atas dipicu oleh penyebab lainnya yaitu, rencana tata ruang wilayah tidak berbasis pengendalian ekosistem daerah aliran sungai (DAS) secara efektif; pemanfaatan ruang wilayah menyimpang dari rencana tata ruang wilayah yang telah ditetapkan tanpa tindakan kontrol, pengendalian pemanfaatan ruang wilayah tidak efektif berjalan dengan baik termasuk penegakan hukum yang diperlukan.
Untuk keberhasilan mitigasi bencana banjir yang meliputi pencegahan, penanggulangan kejadian dan dampak bencana banjir diperlukan upayaupaya konkrit, nyata dan berkelanjutan untuk melaksanakan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi lintas kementerian/lembaga pusat dan daerah serta stakeholder lainnya secara terencana, efektif, efisien dan akuntabel.
Guna membahas isu tersebut di atas lebih mendalam, Pusat Pengkajian Strategis Kehutanan (PUSKASHUT), Yayasan Sarana Wana Jaya (YSWJ) menyelenggarakan Webinar dengan topik “Banjir Yang Tidak Pernah Tuntas Teratasi dan Urgensi Mitigasinya”. Maksud dan tujuan penyelenggaraan Webinar ini dimaksudkan untuk membahas kendala, permasalahan, strategi, langkah-langkah lintas kementerian/lembaga terkait dalam aksi mitigasi bencana banjir yang efektif dan terencana.
Adapun tujuan webinar ini adalah terumuskannya rekomendasi kepada pemerintah terkait kebijakan dan strategi mitigasi bencana banjir secara efektif dan berkelanjutan. Webinar ini diselenggarakan pada : Hari /Tanggal : Kamis, 28 Agustus 2025 Jam : 10:00 s/d 13:00 WIB, Nara sumber dan topik bahasan dalam Webinar ini adalah seperti :
1. Dr. Luki Subehi, M.Sc., Kepala Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air, BRIN memaparkan topik : “Penyebab Banjir di Wilayah Perkotaan dan Perdesaan serta Solusinya yang Efektif dan Berkelanjutan”.
2. Ir. Bob Arthur Lombogia, MSi., Direktur Jenderal Sumberdaya Air, Kementerian PU, memaparkan topik : “Best Practices Mitigasi Struktural dan Non Struktural dalam Menanggulangi Banjir di Indonesia yang Efektif”.
3. Letnan Jenderal Suharyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, memaparkan topik : “Sistem Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi secara Terencana, Terpadu dan Menyeluruh”.
Webinar dipimpin oleh Dr.Ir. Iman Santoso, MSc., Ketua Umum Yayasan Sarana Wana Jaya (YSWJ), dan sebagai Moderator adalah Dr. Ir. Harry Santoso, IPU., Ketua Puskashut dengan Sekretaris Dra. Setiasih Irawanti, MSi. Peserta Webinar adalah pejabat kementerian/lembaga, dinas/instansi, unit pelaksana teknis (UPT), BUMN/S, asosiasi, akademisi, senior rimbawan, lembaga profesi, dan penyuluh kehutanan. AI








