Perluas Akses Pasar UMKM Lokal, PTPN IV PalmCo Ikut Sertakan 7 Mitra Binaan di JBC Festival

https://agroindonesia.co.id/wp-content/uploads/2026/08/mutuagung.jpeg

Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui sub holding PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV PalmCo) terus memperkuat langkahnya dalam mendukung pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Perusahaan secara aktif memfasilitasi perluasan akses pasar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Salah satu implementasi terbaru diwujudkan melalui partisipasi tujuh UMKM binaan PTPN IV Regional IV (Jambi-Sumbar) dalam ajang Jambi Bisnis Centre (JBC) Festival 2026 yang berlangsung pada 5–12 September 2026 di kawasan bisnis Sipin, Jambi.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari pilar tanggung jawab sosial dan keberlanjutan perusahaan. Menurutnya, PTPN IV PalmCo terus memprioritaskan pendampingan menyeluruh yang berorientasi pada daya saing.

“Sebagai Subholding BUMN Perkebunan yang tumbuh bersama masyarakat, PTPN IV PalmCo memiliki komitmen jangka panjang untuk menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Kami ingin memastikan UMKM binaan kami memiliki visibilitas yang baik dan terarah untuk naik kelas. Fasilitasi ke pameran bisnis seperti JBC Festival ini adalah jembatan bagi mereka untuk memperluas jejaring, bertemu konsumen baru, sekaligus menguji kualitas produk secara langsung di pasar yang lebih luas,” ujar Arya Sandhiyudha.

Arya menambahkan, inisiatif pembinaan yang dilakukan perusahaan sejalan dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), di mana penguatan kapasitas masyarakat (sosial) menjadi fokus utama dalam setiap investasi sosial PTPN IV PalmCo di seluruh wilayah operasional.

Adapun ketujuh UMKM binaan yang unjuk gigi dalam JBC Festival 2026 didominasi oleh sektor kuliner lokal dan kerajinan kriya. Ketujuh usaha tersebut meliputi Bolu Lapis Legit Tanggo Rajo karya Surismawati, Batik Ardiah milik Nuraningsih, Batik Mariyana milik Mariyana, Linda Cake & Cookies milik Trislinda, Yani Snack milik Tutung Haryanti, Rempeyek Salwa karya Maidayanti, serta produk tradisional Kue Bangkit olahan Rostila.

Baca juga:  Tiga Koperasi Petani Swadaya Wilmar Terima ISPO

Region Head PTPN IV Regional IV, Khayamuddin Panjaitan, menjelaskan bahwa keikutsertaan para mitra binaan tersebut bukanlah langkah instan, melainkan hasil dari proses inkubasi bisnis yang telah dijalankan oleh regional.

“Partisipasi ketujuh UMKM ini merupakan tindak lanjut nyata dari pembekalan intensif yang telah kami berikan pada Juli lalu. Fokus kami di Regional IV saat ini adalah perbaikan tata kelola bisnis mereka. Mulai dari merapikan administrasi keuangan, mendorong kelengkapan legalitas dan perizinan usaha, hingga kualitas pengemasan. Pameran ini menjadi momentum bahwa produk kriya dan kuliner lokal binaan PTPN IV memiliki kualitas yang siap berkompetisi,” tutur Khayamuddin.

Pendampingan berkelanjutan ini juga menyasar pada adaptasi ekosistem digital. Literasi pemasaran modern menjadi syarat mutlak bagi UMKM untuk dapat bertahan dan berekspansi.

Dampak positif dari pendampingan ini dirasakan oleh para pelaku usaha. Nuraningsih, pemilik UMKM Batik Ardiah yang memproduksi busana tradisional, mengaku sangat bersyukur atas fasilitasi pameran yang diberikan oleh perusahaan.

“Alhamdulillah, kesempatan tampil di ajang JBC Festival ini luar biasa bagi kami. Produk kami bisa dilihat khalayak yang lebih luas dan kami bisa bertemu langsung dengan banyak pelanggan baru. Terima kasih PTPN IV yang terus mendampingi pelaku usaha kecil seperti kami untuk bisa naik kelas,” tutur Nuraningsih.

Ke depan, PTPN IV PalmCo akan terus mereplikasi dan mengoptimalkan program inkubasi UMKM serupa di berbagai regional operasional perusahaan, guna memastikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. Edian