
Ikatan Penyuluh Kehutanan (IPKINDO) secara aklamasi memilih Eka Widodo Soegiri sebagai Ketua Umum masa bakti 2018-2023 pada Musyawarah Nasional (Munas) yang diselenggarakan di Bogor, 28-29 November 2018. Eka menggantikan Ketua umum sebelumnya, Bambang Sigit Subianto.
Peserta Munas yang hadir dari seluruh Indonesia memberi harapan besar kepada Eka yang pernah menjabat Kepala Pusat Penyuluhan Kehutanan Kementerian Kehutanan (kini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK) periode 2008-2011. Apalagi, selama berkiprah di dunia penyuluhan, Eka menggoreskan sejumlah prestasi yang diyakini bisa membawa penyuluh dan penyuluhan kehutanan “terbang kembali”
Munas memberi amanat cukup berat kepada Eka untuk bisa mendorong Penyuluh Kehutanan eksis dan berperan nyata dalam membumikan program-program KLHK sampai di tingkat tapak.
Langkah itu diharapkan membuat program-prpgram KLHK dirasakan dampaknya oleh masyarakat.
Sejumlah hal yang juga harus dibenahi adalah kualitas dan kuantitas penyuluh, sebaran penyuluh, program kerja, dankesejahteraan penyuluh. Munas juga meminta Eka untuk segera menyusun kepengurusan organisasi. Ini diperlukan agar roda organisasi yang sangat strategis tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Dalam sambutannya Eka menyatakan akan memperkuat konsolidasi di internal IPKINDO dan membangun koordinasi yang lebih baik dengan semua pihak. Baik dengan internal KLHK maupun dengan mitra kerja lainnya, termasuk dengan Pemda, dunia pendidikan maupun dunia usaha.
“Karena penyuluh dan penyuluhan tidak bisa bekerja sendiri akan tetapi harus mempunyai jaringan di segala aspek,” katanya.
Sugiharto

















