Piala Dunia 2026 Menggunakan Stadion-stadion yang Ramah Lingkungan

Panel surya terlihat di luar Lincoln Financial Field pada 8 September 2025, di Philadelphia. Foto: AP/Matt Slocum

Sebagian besar stadion untuk penyelenggaraan Piala Dunia FIFA tahun ini telah memperoleh status “bangunan hijau” setelah adanya dorongan untuk sertifikasi menjelang turnamen sepakbola terbesar sejagat tersebut.

Saat turnamen yang digelar mulai 11 Juni sampai 19 Juli 2026 di tiga negara ini (AS, Kanada, Meksiko), sebanyak 13 stadion dari 16 stadion yang ada sudah memperoleh sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) — sistem penilaian bangunan hijau yang paling banyak digunakan di dunia, demikian pernyataan US Green Building Council.

Bahkan 10 di antaranya telah disertifikasi sejak tahun 2024 melalui proses yang ketat untuk memastikan bangunan memenuhi standar kelestarian yang ketat. Dewan tersebut memperkirakan setidaknya 2 dari 3 stadion yang tersisa akan memperoleh sertifikasi dalam beberapa minggu mendatang.

Secara keseluruhan, stadion-stadion bersertifikasi LEED telah memasang lebih dari 11.500 panel surya untuk menghasilkan listrik bersih. Berkat perubahan yang dilakukan, maka stadion-stadion ini akan menghemat lebih dari 100 juta galon air minum setiap tahun dan menghilangkan lebih dari 5 juta plastik sekali pakai setiap tahunnya, demikian menurut informasi yang dibagikan stadion-stadion tersebut. Bahkan empat stadion (venue) akan menggunakan kembali, mendaur ulang, atau mengomposkan hampir semua sampah yang ada, sehingga sampah-sampah itu tidak sampai ke tempat pembuangan sampah.

“Stadion-stadion itu akan mampu mencapai penghematan biaya, dan juga akan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan,” kata Rhiannon Jacobsen, direktur pelaksana di US Green Building Council. “Hal itu tentu bakal mendukung pengalaman para penonton dan meningkatkan kinerja tim.”

Lampu pertumbuhan menerangi sebagian lapangan di Stadion AT&T selama pratinjau rumput yang dipasang di Stadion Dallas menjelang Piala Dunia, 14 Mei 2026, di Arlington, Texas. Foto: AP/Julio Cortez

FIFA sendiri sudah berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 50% pada tahun 2030 dan mencapai emisi karbon nol (net zero emissions) pada tahun 2040. Penggunaan stadion yang sudah ada untuk perhelatan akbar sepakbola kali ini juga dimaksudkan untuk menghindari polusi karbon yang timbul akibat pembangunan venue baru. Dengan pencapaian predikat keberlanjutan berarti stadion-stadion tersebut sudah menunjukkan penggunaan energi serta air yang efisien, peningkatan kualitas udara, dan pengurangan limbah.

Namun demikian, para ilmuwan tetap memperingatkan bahwa ajang Piala Dunia kali ini adalah yang paling berpolusi hingga saat ini. Penyebabnya sebagian besar karena perjalanan udara yang dibutuhkan oleh para fans dan tim yang melintasi Amerika Utara dan perluasan peserta turnamen dari 32 tim negara menjadi 48 tim. Perjalanan udara merupakan penyumbang signifikan terhadap perubahan iklim karena pembakaran bahan bakar jet melepaskan karbon dioksida.

Ajang Piala Dunia ini akan menghasilkan polusi karbon lebih dari 9 juta ton, setara dengan hampir 6,5 juta mobil yang dikendarai warga Inggris selama setahun penuh, demikian laporan Scientists for Global Responsibility, New Weather Institute, dan kelompok keberlanjutan lingkungan lainnya.

Cara Kerja LEED

Papan bertuliskan “FIFA World Cup 2026” dipajang di Stadion NYNJ, 7 Mei 2026, di East Rutherford, NJ. Foto: AP/Yuki Iwamura

US Green Building Council (USGBC) memperkenalkan versi pertama dari sistem peringkat LEED andalannya pada tahun 1998, dengan mengujinya pada 19 proyek. Sejak itu, sistem ini telah menjadi standar global untuk mendesain, membangun, dan mengoperasikan bangunan hijau yang sehat, efisien, dan hemat biaya.

Dewan tersebut membuat dan memperbarui standar, sementara organisasi afiliasinya, Green Business Certification Inc., mensertifikasi proyek-proyek tersebut. Proyek-proyek memperoleh poin dalam berbagai kategori, termasuk energi dan atmosfer, efisiensi air, dan kualitas lingkungan dalam ruangan. Poin-poin tersebut sesuai dengan tingkat sertifikasi: bersertifikat, perak, emas, dan platinum.

Menurut dewan tersebut, bangunan bersertifikasi LEED biasanya menggunakan energi sekitar 25% lebih sedikit, mengurangi emisi karbon sekitar 34%, dan menggunakan air 10% lebih sedikit daripada bangunan konvensional.

Terdapat 51 tempat olahraga profesional bersertifikasi LEED di Amerika Utara, sebagian besar berada di AS, kata dewan tersebut. Dan total ada sekitar 150 tempat olahraga bersertifikasi di Amerika Utara, yang mencakup stadion dan arena perguruan tinggi.

USGBC baru-baru ini meluncurkan peta untuk menyoroti stadion-stadion yang telah tersertifikasi . Peta tersebut menampilkan stadion sepak bola dan bisbol selain tempat penyelenggaraan Piala Dunia, dan nantinya akan diperluas.

Dampak Strategi Bangunan Hijau

Seorang pekerja memotong rumput di Stadion Toronto pada 4 Juni 2026, di Toronto, menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia. Foto: Frank Gunn/The Canadian Press via AP

Direktur Layanan stadion untuk Kansas City Chiefs mengatakan, FIFA mendorong tempat penyelenggaraan atau venue untuk mendapatkan sertifikasi LEED dan jangka waktunya tentu saja menantang. Namun, katanya, hal itu dapat dicapai oleh GEHA Field di Arrowhead Stadium karena mereka telah melakukan perubahan dalam beberapa tahun terakhir untuk menjadi lebih berkelanjutan.

Upaya tersebut meliputi pemilahan sampah harian untuk mengalihkan lebih dari 90% sampah dari tempat pembuangan akhir lokal pada tahun 2025, menambahkan biodigester untuk limbah makanan, memasang lampu olahraga LED, membatasi aliran air di wastafel, dan mengotomatiskan pembilasan urinoir. Program penggunaan gelas yang dapat dipakai kembali mencegah sekitar 100.000 gelas plastik menjadi sampah.

“Kami terus mencari cara untuk mengurangi dampak negatif dari acara-acara besar terhadap masyarakat setempat dan lingkungan,” tulis Wittmaier dalam surel.

Stadion tertua di Mexico City, yakni Stadion Azteca yang berusia 60 tahun, mencapai tingkat sertifikasi LEED tertinggi pada bulan Oktober 2025. Jacobsen mengatakan, hal itu memperlihatkan bagaimana tempat-tempat yang lebih tua dapat memenuhi standar keberlanjutan modern.

Stadion Azteca di Meksiko City sebelum menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia, Selasa, 3 Maret 2026. Foto: AP/Fernando Llano

Stadion sepakbola terbesar di Amerika Latin ini — dengan 87.500 kursi — mengurangi penggunaan air di dalam ruangan sebesar 36% dengan menggunakan perlengkapan yang efisien dan mengurangi penggunaan energi hampir 45% dengan peralatan pemanas dan pendingin udara yang efisien serta pencahayaan baru. Para pejabat mengembangkan program untuk mengurangi limbah dan kebijakan untuk membeli produk berkelanjutan, termasuk kertas toilet.

Menurut wakil manajer umum Stadion Azteca, Félix Aguirre, ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan level sustainabilitas dan memposisikan Azteca sebagai tolok ukur untuk infrastruktur olahraga yang bertanggung jawab. Aguirre mengatakan, pencapaian ini dalam waktu sekitar satu tahun merupakan prestasi luar biasa, mengingat usia dan kondisi asli fasilitas tersebut, dengan beberapa ruang yang tidak pernah memiliki sistem ventilasi yang memadai.

Levi’s Stadium di Santa Clara, California; Lincoln Financial Field di Philadelphia dan Mercedes-Benz Stadium di Atlanta ikut berpartisapasi dalam program LEED sebelum kota tuan rumah diumumkan FIFA tahun 2022.. Sementara stadion sisanya memperoleh sertifikat sejak awal 2024.

Stadion-stadion lainnya yang bersertifikasi LEED adalah BMO Field di Toronto; Estadio BBVA di Guadalupe, Meksiko; AT&T Stadium di Arlington, Texas; Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts; Hard Rock Stadium di Miami Gardens, Florida; MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey; BC Place di Vancouver; dan Estadio Akron di Guadalajara, Meksiko.

Stadion-stadion Tuan Rumah Sudah Disertifikasi

Alat penyiram menyirami rumput selama pemasangan lapangan untuk Piala Dunia di Stadion NYNJ, 7 Mei 2026, di East Rutherford, NJ. Foto: AP/Yuki Iwamura

Stadion AT&T akan menjadi tuan rumah 9 pertandingan atau paling banyak dari 16 lokasi. Stadion ini meraih sertifikasi emas pada bulan Maret.

Scott Woodrow, asisten manajer umum bidang fasilitas mengatakan, mereka sebelumnya telah berinvestasi dalam proyek efisiensi energi yang akan membantu jika mereka suatu saat ingin mendapatkan sertifikasi LEED. Piala Dunia memberi mereka alasan untuk mencapainya.

Mereka menghabiskan lebih dari 7 juta dolar AS untuk menambahkan sistem pemanas dan pendingin berefisiensi tinggi, perlengkapan air, dan pencahayaan berkelanjutan. Menurut Woodrow, seorang konsultan memperkirakan pengurangan penggunaan energi secara keseluruhan sebesar 16%.

Stadion MetLife, yang akan menjadi tuan rumah 8 pertandingan termasuk final, meraih sertifikasi emas pada bulan Mei.

Stadion SoFi menjelang Piala Dunia di Inglewood, California pada 12 Mei 2026. Foto: AP/Jae C. Hong

Fokusnya adalah pada penggunaan energi surya, pencahayaan efisien, kendaraan hibrida dan listrik, serta pengalihan limbah dari tempat pembuangan sampah. Presiden dan CEO Ron VanDeVeen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sertifikasi tersebut menunjukkan bagaimana pengalaman tamu premium dan praktik bangunan hijau yang ketat dapat berjalan beriringan. AI