PTPN IV Regional 4 Raih Award Orang Tua Asuh Stunting BKKBN

Komitmen PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional 4 Jambi dalam mendukung percepatan penurunan stunting kembali membuahkan hasil. Buktinya, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Jambi, memberikan award sebagai Orang Tua Asuh (OTA) kepada BUMN perkebunan ini karena terlibat secara kontinyu dalam pencegahan dan penurunan stunting di provinsi Jambi.
Award OTA dari BKKBN ini, langsung diserahkan Wakil Gubernur Jambi Drs Abdullah Sani didampingi Kepala BKKBN Jambi, Drs Putut Riyatno M.Kes di Hotel Aston Jambi pada Rabu (18/6/2025). Kasubag TJSL PTPN Regional 4, Sumarfin Purba langsung menerima penghargaan itu dalam acara bertajuk Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana serta Percepatan dan Pencegahan Penurunan Stunting 2025.
“Saya apresiasi dan bangga akan kepedulian PTPN Regional 4 dalam membantu pemerintah mencegah dan menurunkan angka anak penderita kekurangan gizi atau stunting. Regional 4 adalah orang tua asuh stunting dan perlu diikuti oleh badan usaha lain, agar generasi muda Jambi sehat, kuat serta cerdas,” kata Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani saat memberikan Award OTA Stunting.
Menurut Wakil Gubernur, program pencegahan dan penurunan angka anak stunting merupakan program kerja presiden Prabowo Subianto dengan melibatkan semua pihak agar tercapai generasi penerus yang kuat, sehat dan cerdas. “”Alhamdulillah PTPN Regional 4 Jambi, selalu ambil bagian setiap kegiatan stunting bahkan langsung menjadi orang tua asuh. Terimakasih PTPN Regional 4, Allah yang akan membalas kebaikan yang telah diberikan,”” kata Abdullah Sani yang juga penceramahi ini.
Pada bagian lain, Kepala BKKBN Jambi, Drs Putut Riyatno M.Kes mengaku bahwa kini angka stunting di Jambi jauh turun dan mendekati zero stunting, semua karena berbagai pihak terlibat dan memikirkan serta bergerak tanpa henti membantu mencegah dan memberikan asupan makan minum bergizi tinggi kepada anak penderita stunting yang ada.
”Banyak pihak yang membantu mencegah stunting, salah satunya PTPN Regional 4. Bahkan dalam realisasi Regional 4 langsung menjadi orang tua asuh anak stunting. Bantuan makan minum bergizi tinggi yang diberikan sampai tiga bulan secara berurutan atau sampai anak terlepas dari stunting secara medis. Jadi wajar ketika Award OTA ini kami berikan sebagai pengakuan kami,” ungkap Putut.

Siswa Bimbel Dukungan PalmCo Cetak Prestasi

Sementara itu, siswa Bimbel dukungan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Sub Holding PTPN III (Persero) berhasil meraih prestasi dengan 90 persen lolos perguruan tinggi negeri (PTN).
Tahun lalu, PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Sub Holding PTPN III (Persero) menjalin kerjasama dengan lembaga kursus pendidikan guna membiayai 100 siswa Sekolah Menengah Atas untuk dapat mengikuti bimbingan belajar persiapan memasuki perguruan tinggi. Saat ini, bantuan tersebut menunjukkan hasil menggembirakan, 90 anak dari bimbel gratis bantuan PalmCo lulus Perguruan Tinggi Negeri, 6 anak di antaranya diterima di 10 kampus unggulan yang ada di Indonesia.
Program yang diluncurkan berbarengan dengan PalmCo Scholarship itu merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Perduli Pendidikan Marsiurupan (YPPM), lembaga bimbingan ternama Ganesha Operation (GO), dan PTPN IV PalmCo untuk tahun ajaran 2024 – 2025.
Dalam keterangan persnya di Jakarta, Ahad (22/06) Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyebutkan bahwa program bimbel ini menjadi bagian integral dari visi besar PalmCo dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di sektor sumber daya manusia.
“Sebagai perusahaan agribisnis, kami menyadari pentingnya kontribusi aktif terhadap komunitas sekitar, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga sosial dan Pendidikan,” ungkap Jatmiko.
“Kami percaya, pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Keberhasilan para siswa ini menjadi bukti bahwa investasi sosial yang terarah akan menghasilkan dampak yang nyata,” katanya lagi.
Pencapaian tersebut menandai konsistensi PalmCo dalam memperluas dampak sosialnya di bidang pendidikan. Rinciannya, sebanyak 20 siswa diterima melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), dan 70 siswa lainnya lolos melalui jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Kedua jalur tersebut merupakan mekanisme utama seleksi masuk PTN yang sangat kompetitif secara nasional.
Tak hanya sekadar lolos, enam orang siswa berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri Top Ten di Indonesia, membuktikan bahwa program ini tidak hanya kuantitatif, tetapi juga berkualitas.
PalmCo sendiri melalui program tanggung jawab sosialnya telah mengalokasikan Rp340 juta dalam mendanai program bimbingan belajar gratis ini. Dana ini mencakup seluruh biaya bimbel, modul pembelajaran, serta pendampingan intensif selama satu tahun penuh bagi 100 siswa terpilih.
“Bantuan bimbingan belajar PalmCo bukan hanya tentang hasil akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan motivasi siswa untuk bermimpi lebih tinggi. Kami di PalmCo tidak hanya menanam kelapa sawit, tapi juga menanam harapan. Harapan bahwa setiap anak tanpa melihat latar belakangnya, dan mereka berhak mendapat peluang yang sama untuk sukses. Program ini akan terus kami lanjutkan sebagai bagian dari komitmen dalam membangun masa depan bangsa lewat pendidikan,” tukas Jatmiko.
Salah satu capaian terbaik diraih oleh Christine Angel Purba, yang diterima di Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sumatera Utara (USU).
“Saya benar-benar merasa dibersamai oleh PalmCo selama masa persiapan masuk perguruan tinggi. Bimbingan belajar intensif, difasilitasi dengan baik, dan selalu ada yang mendukung ketika saya merasa lelah atau ragu,” bukanya.
“Tanpa program ini, mungkin saya tidak akan sekuat dan seterarah ini dalam mengejar impian saya menjadi dokter,” tambah Christine lagi.AI